Topikseru.com, Medan – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat kinerja angkutan barang yang solid sepanjang Maret 2026. Total volume distribusi mencapai 65.491 ton, tumbuh 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 61.867 ton.
Kinerja ini mencerminkan peran strategis kereta api dalam menopang rantai pasok logistik dan ketahanan energi di wilayah Sumatera Utara, terutama saat periode lonjakan permintaan seperti hari besar keagamaan.
BBM Jadi Kontributor Utama
Pelaksana Tugas Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa sektor energi menjadi penyumbang terbesar dalam angkutan barang.
Sepanjang Maret 2026, volume angkutan bahan bakar minyak (BBM) mencapai 31.823 ton, meningkat 15 persen dibandingkan Maret 2025 sebesar 27.700 ton.
“Distribusi BBM melalui kereta api sangat vital dalam menjaga stabilitas pasokan energi, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang,” ujar Anwar.
Dia menambahkan, sepanjang triwulan I 2026, total angkutan BBM telah mencapai 90.375 ton atau naik 17 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 77.509 ton.
Petikemas Dorong Arus Logistik
Selain BBM, segmen logistik petikemas juga menjadi penopang utama. Pada Maret 2026, volume angkutan petikemas tercatat sebesar 25.831 ton.
Layanan ini menghubungkan sejumlah titik strategis seperti Stasiun Belawan, Stasiun Kuala Tanjung, hingga KEK Sei Mangkei.
Menurut Anwar, angkutan petikemas berbasis kereta api memberikan efisiensi tinggi dalam distribusi komoditas dari kawasan industri menuju pelabuhan, baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor.
Dukung Momentum Lebaran dan Nyepi
KAI memastikan operasional angkutan barang tetap berjalan optimal selama periode Hari Raya Nyepi, Idulfitri 1447 Hijriah, hingga cuti bersama Lebaran 2026.
Komoditas yang diangkut mencakup kebutuhan vital seperti BBM, petikemas, hasil perkebunan seperti crude palm oil (CPO) dan lateks, hingga kiriman paket masyarakat.
“Seluruh komoditas didistribusikan secara aman dan tepat waktu untuk menjaga ketersediaan barang serta mendukung aktivitas ekonomi daerah,” kata Anwar.
KAI Divre I Sumatera Utara menegaskan komitmennya menjaga keandalan sarana dan prasarana guna memastikan distribusi logistik berjalan lancar.
Penggunaan moda kereta api dinilai mampu mengurangi beban jalan raya sekaligus menghadirkan sistem distribusi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.













