Topikseru.com, Medan – Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas I Medan (Rutan Medan) Andi Surya, meraih penghargaan sebagai Petugas Berinovasi dalam peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62.
Penghargaan ini diberikan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebagai bentuk apresiasi atas berbagai inovasi yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan.
Penghargaan tersebut menandai komitmen berkelanjutan dalam mendorong transformasi di Rutan Kelas I Medan, yang kini tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dan pemberdayaan Warga Binaan.
Menurut Andi Surya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran, bukan semata prestasi individu.
“Penghargaan ini adalah buah dari kolaborasi tim. Kami akan terus menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi warga binaan dan masyarakat,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Transformasi Layanan dan Pembinaan
Sejumlah inovasi yang diterapkan di Rutan Kelas I Medan mencakup peningkatan transparansi layanan publik, penguatan integritas petugas, hingga program pembinaan berbasis kemandirian bagi warga binaan.
Langkah tersebut dinilai mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih produktif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Selain itu, pendekatan ini juga sejalan dengan arah reformasi sistem pemasyarakatan nasional yang menitikberatkan pada reintegrasi sosial.
Momentum peringatan HBP ke-62 menjadi titik penting untuk memperkuat perubahan tersebut. Rutan Kelas I Medan diharapkan dapat menjadi model penerapan sistem pemasyarakatan modern yang mengedepankan nilai kemanusiaan.
Komitmen Berkelanjutan
Ke depan, Rutan Kelas I Medan berkomitmen mempertahankan capaian sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik. Hal ini dilakukan guna memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.
Andi Surya menegaskan bahwa inovasi akan terus menjadi kunci dalam menjawab tantangan di sektor pemasyarakatan.
“Kami ingin menghadirkan sistem pemasyarakatan yang modern, transparan, dan berorientasi pada pembinaan yang berkelanjutan,” katanya.












