Politik

Presiden Prabowo ke Prancis saat Idul Adha, Menlu Sugiono Langsung Sampaikan Klarifikiasi

×

Presiden Prabowo ke Prancis saat Idul Adha, Menlu Sugiono Langsung Sampaikan Klarifikiasi

Sebarkan artikel ini

Di tengah momentum Idul Adha, Presiden Prabowo memenuhi undangan khusus Emmanuel Macron ke Paris

Prabowo ke Prancis
Arsip - Presiden Prabowo Subianto (tengah) bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri) dan istri Brigitte Macron (kanan) saat jamuan makan malam di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Foto: Antara

Topikseru.com – Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Prancis pada pekan ini untuk memenuhi undangan Presiden Emmanuel Macron yang sebelumnya sempat tertunda.

Kunjungan tersebut berlangsung bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dan merupakan sebagai bagian dari penguatan Hubungan Bilateral antara Indonesia dan Prancis.

“Kunjungan ini untuk memenuhi undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda,” ujar Sugiono dalam keterangan yang disiarkan Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Rabu (27/5/2026).

Macron Sudah Dua Kali Ajukan Undangan

Sugiono menjelaskan, Macron mengajukan undangan kunjungan kembali ke Prancis ketika menerima kunjungan Prabowo di Paris pada April lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Macron mengusulkan agar kunjungan kenegaraan dilakukan kembali pada akhir Mei. Meski sempat menawarkan beberapa opsi tanggal lain, Presiden Prabowo akhirnya memenuhi undangan tersebut pekan ini.

“Karena sudah dua kali mengajukan, Pak Presiden memenuhi undangan ini dan hadir di Paris dalam rangka kunjungan kerja sebagai balasan atas kunjungan Presiden Macron ke Indonesia,” kata Sugiono.

Kunjungan itu sekaligus menjadi bagian dari diplomasi lanjutan kedua negara setelah Macron melakukan lawatan ke Indonesia sebelumnya.

Hubungan Indonesia-Prancis Kian Strategis

Dalam konferensi pers pada 22 April lalu, Sugiono telah mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo akan kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis guna memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Sebelumnya, Prabowo juga telah berada di Paris pada 14 April untuk melakukan pertemuan tertutup dengan Macron.

Dalam agenda tersebut, kedua pemimpin negara membahas sejumlah kerja sama strategis yang perlu untuk memperkuat, mulai dari sektor pertahanan hingga pendidikan dan pengembangan teknologi.

Kerja Sama Alutsista hingga Pendidikan STEM

Salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan bilateral itu adalah kerja sama industri pertahanan. Indonesia menjadi salah satu negara pembeli alat utama sistem senjata atau alutsista dari Prancis.

Selain sektor pertahanan, kedua negara juga membahas penguatan kerja sama pendidikan, terutama di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Kerja sama tersebut untuk mendukung transfer teknologi serta meningkatkan kemampuan penguasaan teknologi pertahanan di Indonesia.

Pemerintah menilai penguatan sektor pendidikan dan teknologi menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia nasional di tengah perkembangan industri pertahanan global.

Prabowo Beberapa Kali Kunjungi Prancis

Sebelum kunjungan pekan ini, Presiden Prabowo tercatat telah beberapa kali melakukan lawatan ke Prancis.

Pada 14 Juli 2025, ia menghadiri Parade Militer Hari Nasional Prancis atau Bastille Day di Paris. Kemudian pada 23 Januari 2026, Prabowo kembali mengunjungi Prancis dalam rangka memperkuat hubungan strategis kedua negara.

Rangkaian kunjungan tersebut menunjukkan hubungan Indonesia dan Prancis yang terus berkembang, terutama dalam sektor pertahanan, pendidikan, dan kerja sama teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *