Topikseru.com – kalender jawa masih menjadi pedoman bagi sebagian masyarakat, terutama dalam menentukan waktu pelaksanaan berbagai kegiatan penting seperti pernikahan, pindah rumah, selamatan, hingga memulai usaha baru.
Berbeda dengan kalender Masehi, sistem Penanggalan Jawa memadukan hari biasa dengan pasaran yang kemudian menghasilkan weton dan nilai neptu.
Memasuki Juni 2026, terdapat sejumlah momen penting dalam penanggalan Jawa, termasuk pergantian menuju bulan Sura 1960 Jawa yang bertepatan dengan Tahun Baru Islam.
Apa Itu Weton dan Neptu dalam Kalender Jawa?
Dalam tradisi Jawa, weton merupakan gabungan antara hari lahir dan pasaran Jawa. Kombinasi tersebut dipercaya sebagian masyarakat memiliki makna tertentu dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara neptu adalah nilai angka yang melekat pada masing-masing hari dan pasaran. Nilai ini digunakan dalam berbagai perhitungan tradisional, termasuk mencari hari baik untuk acara keluarga atau kegiatan penting lainnya.
Nilai Neptu Hari
- Senin = 4
- Selasa = 3
- Rabu = 7
- Kamis = 8
- Jumat = 6
- Sabtu = 9
- Minggu = 5
Nilai Neptu Pasaran
- Legi = 5
- Pahing = 9
- Pon = 7
- Wage = 4
- Kliwon = 8
Sebagai contoh:
- Senin Wage = 8 (Senin 4 + Wage 4)
- Jumat Kliwon = 14 (Jumat 6 + Kliwon 8)
Kalender Jawa Juni 2026 Lengkap dengan Weton dan Neptu
Berikut daftar penanggalan Jawa sepanjang Juni 2026:
| Tanggal | Hari & Pasaran | Neptu |
|---|---|---|
| 1 Juni | Senin Wage | 8 |
| 2 Juni | Selasa Kliwon | 11 |
| 3 Juni | Rabu Legi | 12 |
| 4 Juni | Kamis Pahing | 17 |
| 5 Juni | Jumat Pon | 13 |
| 6 Juni | Sabtu Wage | 13 |
| 7 Juni | Minggu Kliwon | 13 |
| 8 Juni | Senin Legi | 9 |
| 9 Juni | Selasa Pahing | 12 |
| 10 Juni | Rabu Pon | 14 |
| 11 Juni | Kamis Wage | 12 |
| 12 Juni | Jumat Kliwon | 14 |
| 13 Juni | Sabtu Legi | 14 |
| 14 Juni | Minggu Pahing | 14 |
| 15 Juni | Senin Pon | 11 |
| 16 Juni | Selasa Wage | 7 |
| 17 Juni | Rabu Kliwon | 15 |
| 18 Juni | Kamis Legi | 13 |
| 19 Juni | Jumat Pahing | 15 |
| 20 Juni | Sabtu Pon | 16 |
| 21 Juni | Minggu Wage | 9 |
| 22 Juni | Senin Kliwon | 12 |
| 23 Juni | Selasa Legi | 8 |
| 24 Juni | Rabu Pahing | 16 |
| 25 Juni | Kamis Pon | 15 |
| 26 Juni | Jumat Wage | 10 |
| 27 Juni | Sabtu Kliwon | 17 |
| 28 Juni | Minggu Legi | 10 |
| 29 Juni | Senin Pahing | 13 |
| 30 Juni | Selasa Pon | 10 |
Awal Bulan Sura 1960 Jawa Dimulai 16 Juni 2026
Salah satu momen penting pada Juni 2026 adalah pergantian menuju bulan Sura.
Tanggal 16 Juni 2026 menandai 1 Sura 1960 Jawa, yang bertepatan dengan Selasa Wage dan memiliki nilai neptu 7.
Bagi sebagian masyarakat Jawa, bulan Sura memiliki makna spiritual dan budaya yang kuat, sehingga sejumlah kegiatan adat biasanya disesuaikan dengan momentum tersebut.
Hari Libur Nasional Juni 2026
Selain penanggalan tradisional, Juni 2026 juga memiliki dua hari libur nasional:
- 1 Juni 2026 → Hari Lahir Pancasila
- 16 Juni 2026 → Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah
Berdasarkan jadwal yang berlaku, tidak terdapat cuti bersama pada bulan Juni 2026.
Hari Baik Juni 2026 Menurut Primbon Jawa
Dalam tradisi Primbon Jawa, sebagian masyarakat masih menggunakan perhitungan hari tertentu sebagai bentuk ikhtiar sebelum menggelar acara penting.
Beberapa tanggal yang kerap dianggap baik berdasarkan perhitungan tradisional antara lain:
- 4 Juni (Kamis Pahing) → sering dipilih untuk hajatan atau pernikahan
- 7 Juni (Minggu Kliwon) → dianggap baik untuk pindahan rumah
- 10 Juni (Rabu Pon) → kerap dipilih untuk lamaran atau akad nikah
- 13 Juni (Sabtu Legi) → cocok untuk acara keluarga besar
- 16 Juni (Selasa Wage) → dianggap baik untuk memulai aktivitas baru
- 22 Juni (Senin Kliwon) → sering digunakan untuk agenda penting atau pertemuan besar
- 25 Juni (Kamis Pon) → termasuk tanggal yang kerap dipilih untuk pernikahan
Perlu diingat, penentuan hari baik bersifat tradisi budaya dan dapat berbeda berdasarkan daerah maupun sumber primbon yang digunakan.
Makna Weton dan Neptu dalam Tradisi Jawa
Bagi sebagian masyarakat Jawa, weton dan neptu bukan sekadar hitungan angka.
Perhitungan tersebut kerap digunakan untuk membaca kecocokan pasangan, menentukan momentum acara keluarga, hingga menjadi pertimbangan saat mengambil keputusan penting.
Meski demikian, banyak masyarakat modern memandangnya sebagai bentuk pelestarian budaya dan warisan leluhur yang masih dijaga hingga sekarang.
Disclaimer
Kalender Jawa, weton, neptu, dan perhitungan hari baik merupakan bagian dari tradisi budaya Jawa yang digunakan sebagian masyarakat sebagai pedoman dan tidak bersifat mutlak.












