Topikseru.com, Jakarta – Rumah produksi Dee Company kembali menghadirkan Film Komedi Horor terbaru berjudul Cek Khodam, sebuah karya yang mengangkat fenomena konten mistis yang belakangan ramai di media sosial dan menjadi hiburan populer di kalangan masyarakat.
Film ini menawarkan sudut pandang berbeda tentang Dunia Gaib di era digital. Jika dahulu sosok hantu identik dengan rasa takut, kini berbagai konten bertema mistis justru lebih sering dijadikan bahan candaan dan hiburan di platform digital.
Dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (9/6/2026), Dee Company menyebut bahwa film ini lahir dari realitas sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat modern.
“Dunia gaib yang dulu dianggap menyeramkan kini berubah menjadi bahan tontonan dan candaan,” tulis Dee Company.
Cerita Tiga Sahabat yang Mengubah Dunia Gaib
Film Cek Khodam mengikuti perjalanan tiga sahabat bernama Sakti, Wira, dan Bima yang membuat konten bertema cek khodam untuk media sosial.
Tanpa disadari, konten yang mereka produksi ternyata membawa dampak besar bagi keseimbangan dunia gaib.
Tokoh Sakti diperankan oleh Jirayut, sementara karakter Wira dimainkan Saputra Kori, dan Bima diperankan Benidictus Siregar.
Popularitas konten mereka menyebabkan Angka Ketakutan Manusia (AKM) terhadap makhluk gaib menurun drastis. Kondisi itu membuat para penghuni dunia tak kasatmata merasa kehilangan kehormatan dan wibawa yang selama ini mereka miliki.
Alih-alih ditakuti, para hantu dan khodam justru menjadi objek hiburan yang ditertawakan masyarakat.
Panglima Khodam Turun ke Dunia Manusia
Melihat situasi tersebut, Panglima Khodam akhirnya turun langsung ke dunia manusia dengan misi mengembalikan rasa takut masyarakat terhadap dunia mistis.
Namun, upaya itu justru memunculkan berbagai kekacauan yang mengundang tawa.
Semakin keras para khodam berusaha menakut-nakuti manusia, semakin absurd pula situasi yang terjadi. Dari konflik inilah unsur komedi film dibangun.
Selain menyuguhkan humor segar, film ini juga menghadirkan kritik sosial mengenai perubahan pola pikir masyarakat modern terhadap hal-hal berbau mistis.
Horor yang Dekat dengan Realitas Kehidupan
Berbeda dari film horor konvensional, Cek Khodam menghadirkan premis yang sangat dekat dengan keseharian masyarakat.
Film ini menggambarkan bahwa ketakutan terbesar manusia masa kini bukan lagi hantu atau makhluk gaib, melainkan persoalan hidup seperti dompet kosong, cicilan yang menumpuk, hingga kondisi keuangan saat tanggal tua.
Melalui pendekatan tersebut, Dee Company mencoba menghadirkan komedi horor yang relevan dengan budaya digital dan fenomena media sosial yang berkembang saat ini.
Dibintangi Jirayut dan Sejumlah Komedian Populer
Film Cek Khodam diproduseri oleh Dheeraj Kalwani dan disutradarai oleh Jeropoint, yang juga turut menulis naskah bersama Sandikagusti dan Shintapuji.
Selain Jirayut, Saputra Kori, dan Benidictus Siregar, film ini turut diperkuat oleh sejumlah nama populer seperti:
- Kak Gem
- Tante Lala
- Angie Williams
- Fahira Almira
- Roewina Umboh
- Fanny Fadillah
Kehadiran para pemain tersebut diyakini akan menambah warna komedi yang menjadi kekuatan utama film ini.
Potret Dunia Gaib di Tengah Generasi Digital
Melalui film Cek Khodam, Dee Company ingin menghadirkan cerita yang tidak hanya menghibur, tetapi juga merefleksikan perubahan budaya masyarakat di era internet.
Film ini menjadi gambaran bagaimana dunia mistis harus beradaptasi menghadapi generasi yang lebih sibuk memikirkan persoalan hidup dibanding takut kepada makhluk halus.
“Film ini menawarkan cerita tentang dunia gaib yang berusaha kembali ditakuti, tetapi harus menghadapi manusia modern yang sudah terlalu sibuk bertahan dari masalah hidupnya sendiri,” tulis Dee Company.
Dengan premis unik dan sentuhan komedi segar, Cek Khodam diprediksi menjadi salah satu film horor komedi Indonesia yang menarik perhatian penonton pada tahun 2026.












