Piala Dunia 2026

Prediksi Argentina vs Aljazair: Kabar Skuad Terbaru dan Lineup La Albiceleste

×

Prediksi Argentina vs Aljazair: Kabar Skuad Terbaru dan Lineup La Albiceleste

Sebarkan artikel ini
Prediksi Argentina vs Aljazair
Timnas Argentina akan memulai perjuangannya di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Aljazair pada laga pertama Grup J, Selasa (16/6). Pertandingan ini menjadi sorotan utama tentu tertuju kepada kapten Argentina, Lionel Messi, yang berpeluang mencatatkan sejarah baru dalam karier internasionalnya.

Topikseru.com, Jakarta – Dalam laga kali ini skuad Timnas Argentina akan memulai perjuangannya di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Aljazair pada laga pertama Grup J, Selasa (16/6).

Pertandingan ini menjadi sorotan utama tentu tertuju kepada kapten Argentina, Lionel Messi, yang berpeluang mencatatkan sejarah baru dalam karier internasionalnya.

Bintang berusia 39 tahun itu dijadwalkan menjalani pertandingan ke-200 bersama tim nasional Argentina.

Selain itu, Messi juga akan menjadi pemain pertama yang tampil di enam edisi putaran final Piala Dunia.

Kabar Skuad Argentina Jelang Lawan Aljazair

Messi dipastikan siap tampil pada laga pembuka Grup J. Kapten Argentina itu akan mencatat penampilan internasional ke-200 sekaligus menjadi pemain pertama yang tampil di enam edisi Piala Dunia berbeda.

Di lini depan, Argentina juga mendapat suntikan tenaga setelah Lautaro Martinez kembali dalam kondisi bugar.

Kabar baik lainnya datang dari sejumlah pemain yang sebelumnya dibekap cedera. Leandro Paredes, Nico Gonzalez, Cristian Romero, Julian Alvarez, serta dua bek sayap Nahuel Molina dan Gonzalo Montiel dilaporkan sudah kembali berlatih bersama tim.

Dilema Scaloni di Lini Belakang Absennya Tagliafico membuat Nicolas Tagliafico harus mencari solusi di sektor kiri pertahanan.

Nama Facundo Medina menjadi kandidat terkuat untuk mengisi posisi tersebut. Sementara itu, beberapa laporan juga menyebut Lisandro Martinez dapat digeser ke sisi kiri jika diperlukan.

Di jantung pertahanan, persaingan melibatkan Lisandro Martinez, Cristian Romero, dan Nicolas Otamendi.

Namun, Otamendi dan Lisandro Martinez saat ini lebih difavoritkan untuk tampil sejak menit pertama.

Sementara itu, posisi penjaga gawang tetap menjadi milik Emiliano Martinez yang telah pulih dari cedera jari.

Prediksi Susunan Pemain Argentina vs Aljazair

Scaloni diperkirakan tetap menggunakan formasi 4-4-2 yang mengandalkan keseimbangan lini tengah serta kebebasan Messi bergerak di area sepertiga akhir lapangan.

Prediksi lineup Argentina: Emi Martinez; Molina, Otamendi, L. Martinez, Medina; De Paul, Enzo, Mac Allister, Almada; Messi, Lautaro.

Timnas Argentina Piala Dunia 2026: Juara bertahan kembali beraksi

Timnas Argentina siap memulai kampanye besar mereka di panggung Piala Dunia 2026, yang diselenggarakan di tiga negara tuan rumah yaitu Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Mengingat status megah mereka sebagai juara bertahan setelah malam dramatis di Qatar 2022, timnas Argentina Piala Dunia 2026 akan memikul ekspektasi besar dari seluruh penjuru dunia.

Tim asuhan Lionel Scaloni ini datang sebagai salah satu negara penguasa sepak bola yang juga memegang status sebagai juara bertahan Copa America 2024 serta pemuncak klasemen kualifikasi zona CONMEBOL.

Di bawah kepemimpinan kapten abadi sekaligus ikon sepak bola global, Lionel Messi, skuad berjuluk La Albiceleste ini mengusung misi yang sangat langka.

Mereka bertekad menjadi negara pertama yang sukses mempertahankan gelar juara Piala Dunia secara berturut-turut sejak terakhir kali dilakukan oleh tetangga sekaligus rival abadi mereka, Brasil, pada edisi 1958 di Swedia dan 1962 di Chile.

Kehadiran deretan pemain bintang membuat perjalanan sang juara bertahan menjadi salah satu yang paling dinantikan sepanjang turnamen.

Profil timnas Argentina di Piala Dunia 2026 Timnas Argentina berada di bawah pengelolaan penuh Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) dan saat ini menduduki peringkat satu dalam ranking dunia FIFA per Juni 2026.

Struktur kepelatihan masih dipimpin secara kokoh oleh Lionel Scaloni, sosok juru taktik yang berhasil mengubah wajah Argentina sejak mulai menjabat dari karteker pada Agustus 2018 hingga membawa mereka memutus puasa gelar major internasional.

Keberhasilan Scaloni membangun filosofi permainan yang bertumpu pada penguasaan bola dominan dan mentalitas pemenang terbukti menjadi pondasi utama dominasi Argentina.

Kekuatan utama tim dalam turnamen kali ini bertumpu pada kemistri tim yang dihuni oleh pemain emas para pahlawan Qatar 2022 dan tenaga segar potensial.

Lionel Messi yang kini berusia 38 tahun dipastikan melakoni Piala Dunia keenamnya dengan ambisi memecahkan rekor gol terbanyak sepanjang masa.

Di sisi lain, kehadiran gelandang seperti Enzo Fernandez, pemenang FIFA Best Young Player 2022 serta Alexis Mac Allister, menjamin stabilitas permainan dari lini tengah hingga depan.

Sejarah Timnas Argentina di Piala Dunia Membahas sejarah timnas Argentina di Piala dunia membawa ingatan kolektif pada tinta emas yang sudah diukir sejak kompetisi ini pertama kali digulirkan pada tahun 1930 di Uruguay.

Di mana saat itu Argentina keluar sebagai runners-up. Sepanjang sejarah keikutsertaannya, negara Amerika Selatan ini telah berhasil merengkuh trofi Piala Dunia sebanyak tiga kali.

Yaitu, pada edisi 1978 saat bertindak sebagai tuan rumah di bawah arahan Cesar Luis Menotti, edisi 1986 di Meksiko berkat keajaiban Diego Maradona, serta edisi 2022 di Qatar melalui kapten Lionel Messi.

Turnamen tahun 2026 ini menandai partisipasi ke-19 bagi La Albiceleste dalam sejarah panjang Piala Dunia.

Rekor individu tim juga dipegang penuh oleh sang kapten saat ini, Lionel Messi tercatat sebagai pemain dengan penampilan terbanyak di Piala Dunia (26 pertandingan).

Sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk negaranya di turnamen ini dengan raihan 13 gol, melampaui rekor legendaris milik Gabriel Batistuta yang mengemas 10 gol.

Argentina juga memegang rekor kemenangan terbesar di panggung dunia saat menggilas Peru 6-0 pada tahun 1978, serta mencukur Serbia dan Montenegro dengan skor identik 6-0 pada fase grup Piala Dunia 2006.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *