- Jadwal Timnas Argentina di Piala Dunia 2026 akan resmi dimulai besok, Rabu (17/6) pagi waktu Indonesia.
- Dipimpin kapten sekaligus megabintang Lionel Messi, Argentina tergabung di Grup J bersama Aljazair, Austria, dan Yordania.
- Timnas Argentina memulai perjuangan mempertahankan gelar juara dunia di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Aljazair pada laga pertama Grup J.
Topikseru.com, Jakarta – Jadwal Timnas Argentina di Piala Dunia 2026 akan resmi dimulai besok, Rabu (17/6) pagi waktu Indonesia.
Dipimpin kapten sekaligus megabintang Lionel Messi, Argentina tergabung di Grup J bersama Aljazair, Austria, dan Yordania.
Timnas Argentina memulai perjuangan mempertahankan gelar juara dunia di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Aljazair pada laga pertama Grup J. Berikut jadwal lengkap Argentina di fase grup Piala Dunia 2026.
Jadwal Timnas Argentina di Piala Dunia 2026
Argentina vs Aljazair
Tanggal: 17 Juni 2026
Kick-off: 08.00 WIB
Stadion: Arrowhead Stadium, Kansas City
Argentina vs Austria
Tanggal: 23 Juni 2026
Kick-off: 00.00 WIB
Stadion: AT&T Stadium, Arlington
Yordania vs Argentina
|Tanggal: 28 Juni 2026
Kick-off: 09.00 WIB
Stadion: AT&T Stadium, Arlington
Argentina Incar Gelar Juara Beruntun Di atas kertas, Argentina menjadi unggulan utama untuk finish di posisi pertama grup.
Aljazair diprediksi menjadi pesaing terberat setelah datang dengan performa yang cukup meyakinkan menjelang turnamen.
Sementara Austria berstatus kuda hitam yang berpotensi menyulitkan tim-tim unggulan.
Adapun Yordania menjalani debut bersejarah mereka di putaran final Piala Dunia.
Argentina datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara bertahan. Skuad asuhan Lionel Scaloni berambisi menjadi negara pertama sejak Brasil pada 1962 yang mampu mempertahankan gelar juara dunia secara beruntun.
Di samping itu, perhatian dunia jelas akan tertuju pada Lionel Messi yang akan menjalani Piala Duni keenam sepanjang kariernya.
Piala Dunia tahun ini juga akan menjadi panggung terakhir Messi yang kini sudah berusia 39 tahun.
Messi bersama sejumlah pemain inti yang masih dipertahankan membuat Argentina kembali masuk daftar kandidat kuat peraih trofi.












