Topikseru.com – Tren smartphone berdesain tipis kembali mendapat perhatian setelah Tecno memperkenalkan Camon 50 Slim. Perangkat terbaru ini hadir dengan ketebalan hanya 6,39 mm, menjadikannya salah satu ponsel paling ramping yang pernah dirilis perusahaan.
Kehadiran Camon 50 Slim melengkapi portofolio smartphone ultra-slim Tecno yang sebelumnya diisi oleh seri Pova Slim dan Spark Slim. Meski mengusung konsep desain serupa, Camon 50 Slim menawarkan sejumlah pembaruan yang membuatnya tampil berbeda dibanding pendahulunya.
AI Mood Light Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu fitur yang paling mencuri perhatian adalah AI Mood Light yang terintegrasi pada modul kamera belakang. Sistem ini terdiri dari 354 lampu LED mini yang dapat menampilkan berbagai efek pencahayaan.
Fitur tersebut berfungsi sebagai indikator notifikasi, panggilan masuk, hingga interaksi sistem tertentu. Kehadiran AI Mood Light memberikan sentuhan visual yang lebih personal sekaligus memperkuat identitas desain perangkat.
Tecno juga menghadirkan beberapa pilihan warna menarik untuk Camon 50 Slim. Varian New Mondrian menjadi yang paling unik karena mengusung desain terinspirasi karya pelukis Piet Mondrian serta efek photochromic yang dapat berubah warna saat terkena sinar ultraviolet (UV).
Selain itu, tersedia pula pilihan warna Prism Black, Jungle Green, Van Gogh Blue dengan motif menyerupai lukisan Starry Night, serta Burgundy Red.
Desain Tipis dengan Ketahanan Ekstra
Meski mengutamakan desain ramping, Tecno tidak mengorbankan aspek ketahanan. Camon 50 Slim telah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 yang menandakan perlindungan terhadap debu serta paparan air dalam kondisi tertentu.
Sertifikasi tersebut menjadi peningkatan signifikan dibanding beberapa model ultra-tipis Tecno sebelumnya yang hanya dibekali standar IP64.
Layar AMOLED 144Hz untuk Pengalaman Lebih Mulus
Di sektor visual, Tecno Camon 50 Slim dibekali layar AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1,5K atau 1.224 x 2.720 piksel.
Panel ini mendukung refresh rate hingga 144Hz yang membuat animasi, perpindahan menu, scrolling media sosial, hingga pengalaman bermain game terasa lebih responsif dan lancar dibanding layar standar.
Kamera Sony 50 MP dan Selfie 32 MP
Untuk kebutuhan fotografi, Tecno menyematkan kamera utama 50 MP yang menggunakan sensor Sony LYT-600.
Kamera tersebut didukung sensor flicker yang membantu mengurangi efek kedipan cahaya saat mengambil foto maupun merekam video di bawah pencahayaan buatan.
Sementara itu, kebutuhan swafoto dan panggilan video ditangani kamera depan beresolusi 32 MP yang ditempatkan pada bagian tengah layar.
Ditenagai Helio G200 Ultimate
Pada sektor performa, Camon 50 Slim mengandalkan chipset MediaTek Helio G200 Ultimate yang dipadukan dengan RAM 8 GB.
Untuk penyimpanan, tersedia dua opsi kapasitas yaitu 128 GB dan 256 GB. Pengguna juga masih dapat memperluas ruang penyimpanan melalui kartu microSD hingga 2 TB.
Kombinasi tersebut dinilai cukup untuk mendukung aktivitas harian, mulai dari multitasking, hiburan, hingga gaming ringan.
Baterai Besar di Balik Bodi Ramping
Salah satu keunggulan menarik perangkat ini terletak pada kapasitas baterainya. Meski memiliki bodi yang sangat tipis, Tecno tetap membekalinya dengan baterai 5.600 mAh.
Baterai tersebut mendukung teknologi pengisian cepat 60 watt yang memungkinkan proses pengisian daya berlangsung lebih efisien.
Tecno juga mengklaim teknologi baterai yang digunakan dirancang untuk menjaga kesehatan sel baterai hingga sekitar lima tahun penggunaan normal.
Dilengkapi Fitur AI dan Dolby Atmos
Camon 50 Slim menjalankan sistem operasi HiOS 16.2 dengan berbagai fitur kecerdasan buatan (AI) yang mendukung pengolahan gambar dan fotografi.
Perangkat ini juga menawarkan mode fotografi bawah air, berbagai opsi portrait dengan panjang fokus berbeda, speaker stereo berteknologi Dolby Atmos, NFC, serta sertifikasi ketahanan berstandar militer.
Hingga saat ini, Tecno masih belum mengungkap harga resmi maupun jadwal ketersediaan Camon 50 Slim di pasar global. Namun dengan kombinasi desain ultra-ramping, layar AMOLED 144Hz, kamera Sony 50 MP, serta baterai 5.600 mAh, perangkat ini berpotensi menjadi salah satu smartphone kelas menengah yang menarik perhatian pada 2026.












