Topikseru.com, Labura – Video publikasi seorang ibu mempublikasikan keberaniannya menggerebek lokasi dan lapak yang diduga jadi sarang narkoba jenis sabu-sabu di Desa Kampung Baru, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) di media sosial (medsos).
Dilihat dari unggahan akun instagram Topikseru, Rabu (24/6/2026), tampak pemilik kamera mendatangi lapak yang diduga sarang narkoba. Kamera diarahkan berjalan menelusuri sebuah rumah mewah yang di lokasi bagian belakang rumah. Sambil menjelaskan apa yang dilihatnya.
Kedatangannya ke lokasi sambil merekam suasana adanya dugaan lapak sabu lewat kamera ponselnya terlihat ada pengguna narkoba dan sejumlah alat yang biasa digunakan untuk mengkonsumsi narkoba. Para pengguna narkoba pun berlarian tunggang langgang.
“Suami istri bandar sabu, lapaknya di Kampung Baru,” katanya sambil merekam video lewat handphone.
Dalam video terlihat sejumlah pria sedang berkumpul di dekat meja biliar. Kehadiran Emak-emak itu seketika membuat sejumlah orang kaget. Sejumlah pemain kartu pun menutupi wajah mereka.
Sontak saja, begitu video ini beredar di media sosial, ramai mendapatkan tanggapan dari warganet, yang meminta agar pihak kepolisian bertindak.
Polisi Temukan 8 Alat Hisap Narkoba
Menindaklanjuti laporan masyarakat, Polsek Kualuh Hulu Polres Labuhanbatu melaksanakan kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di Lingkungan II Kampung Baru, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Labura, Selasa malam (23/6/2026).
“Setibanya di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan dan penyisiran menyeluruh di area yang dimaksud,” kata Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Aswin Irwan ketika dikonfirmasi media.
Petugas menemukan sejumlah barang yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkoba, berupa delapan buah alat hisap (bong) dan satu buah mancis.
Sebagai langkah tegas dalam memberantas peredaran narkoba, petugas kemudian melakukan pembongkaran.
“Dan pembakaran terhadap bangunan atau pondok yang diduga kerap digunakan sebagai tempat transaksi dan konsumsi narkotika, guna mencegah lokasi tersebut kembali dimanfaatkan untuk kegiatan ilegal,” jelasnya.
Aswin menyampaikan petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.
Namun Aswin belum menjelaskan, apakah sejumlah pria yang tampak dalam video menggunakan narkoba akan dikejar petugas kepolisian. Termasuk oknum pemilik lapak yang kawasan rumahnya dijadikan sarang narkoba.












