Ringkasan Berita
- Oleh sebab itu, keberlimpahan tumbuhan rempah ini menjadikan negara dengan ribuan pulau ini memiliki masakan tradisio…
- Berbicara kuliner tentu tak boleh melupakan Sumatera Utara.
- Hollat adalah masakan tradisional dari wilayah Tapanuli Selatan.
TOPIKSERU.COM, MEDAN – Sejak dahulu Indonesia terkenal sebagai sumber rempah-rempah yang khas dan kaya manfaat. Oleh sebab itu, keberlimpahan tumbuhan rempah ini menjadikan negara dengan ribuan pulau ini memiliki masakan tradisional dengan cita rasa yang lezat.
Berbicara kuliner tentu tak boleh melupakan Sumatera Utara. Provinsi yang terkenal sebagai salah satu surganya makanan ini, memiliki beragam masakan tradisional yang nikmat dan telah banyak dikenal.
Apa saja masakan tradisional dari provinsi yang memiliki wisata berjuluk ‘kepingan surga’ ini, simak ulasan berikut.
Hollat
Sekilas saat mendengar namanya pasti Topikers belum bisa membayangkan bagaimana bentuk masakan tradisional ini.
Hollat adalah masakan tradisional dari wilayah Tapanuli Selatan. Masakan ini telah melegenda dan menjadi salah satu masakan khas bagi masyarakat di sana.
Masakan ini merupakan sup ikan, biasanya menggunakan ikan mas yang diolah menggunakan bumbu dari rempah-rempah khusus.
Beberapa rempah yang membuat cita rasa masakan ini lezat adalah perpaduan batang rotan muda (pangkat), andaliman dan batang kayu Balakka.
Sehingga tak heran saat menikmatinya, topikers akan merasakan sensasi kelat pada kuah namun lezat saat menyantapnya.
Belum lagi, ikan bakar yang disiram kuah bening akan mengeluarkan sensasi bumbu rempah saat topikers pertama kali menyantapnya.
Hal tersebut lantaran ikan mas sebelum dibakar telah dibaluri bumbu berupa lada, ketumbar dan kunyit.
Aroma rempah yang menyeruak dan sensasi pedas bercampur kelat, akan membuat topikers mengucurkan keringat saat menyantapnya. Buruan cobain!
Ikan Panggang Pacak

Setelah dari wilayah Selatan, mari bergeser ke wilayah pesisir Pantai Barat Sumatera Utara. Ya, Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga.
Bila topikers berkunjung ke wilayah ini, jangan melewatkan untuk mencicipi masakan tradisional khas daerah ini, yaitu ikan panggang pacak.
Ikan panggang pacak menjadi masakan yang populer di wilayah Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. Itu sebabnya, rumah makan di kedua daerah ini selalu menyediakan menu khas ini.
Pacak dalam bahasa Tapanuli Tengah dan Sibolga atau pesisir, artinya menepuk-nepuk dengan lembut. Hal ini lantaran dalam prosesnya ikan akan di tepuk-tepuk dengan batang serai saat melumuri bumbu.
Aroma dari panggang pacak ini akan membuat Anda mendadak lapar. Sebab, masakan yang kaya akan rempah-rempah ini akan mengeluarkan wangi yang menggoda lidah.
Untuk membuat panggang pacak biasanya menggunakan ikan beragam jenis, seperti gembung, kakap, gabus hingga ikan mas dan senangin.
Sedangkan dari sisi bumbu, masakan ini menggunakan paduan rempah-rempah seperti serai, kelapa, cabai dan kunyit, yang dihaluskan lalu melumuri ke ikan panggang.
Perpaduan rasa asam, manis dan pedas, akan membuat topikers tak bisa berpaling dari masakan ini.
Gule Kuta-kuta

Gule Kuta-kuta adalah gulai ayam kampung khas dari Tanah Karo dan menjadi masakan tradisional suku Karo.
Sekilas tidak ada perbedaan dengan gulai ayam pada umumnya, tetapi perbedaan yang sangat mencolok dan khas masakan ini ada pada cita rasa yang berasal dari rempah-rempah sebagi bumbu.
Melansir website Dinas Pariwisata Karo, keistimewaan dari gulai ayam ini terletak pada bumbu rempahnya.
Terdapat beberapa rempah khas untuk membuat masakan ini bercita rasa lezat. Salah satunya penggunaan rempah asam cekala atau patikala dan kincong atau kecombrang.
Perpaduan rempah patikala, serai, lengkuas, dan kecombrang akan membuat masakan ayam kampung menjadi sangat khas.
Rasa pedas yang dominan bercampur asam, akan menghadirkan sensasi tersendiri di dalam mulut saat menyantapnya.
Tekstur ayam kampung yang padat, keras dan sedikit alot, bersatu padu dengan rempah yang telah meresap ke dalam daging.













