Pilkada Sumut

5 Daerah di Sumut Calon Tunggal, Ini yang Terjadi Bila Kotak Kosong Menang!

×

5 Daerah di Sumut Calon Tunggal, Ini yang Terjadi Bila Kotak Kosong Menang!

Sebarkan artikel ini
KPU Sumut
Ketua KPU Provinsi Sumut Agus Arifin. Foto: topikseru.com

Ringkasan Berita

  • Ketua KPU Sumut Agus Arifin mengatakan lima daerah dengan calon tunggal itu telah melakukan tahapan pengundian dan pe…
  • "Kelima daerah itu hanya ada satu pasangan calon kepala daerah dan akan melawan kotak kosong," kata Agus Arifin, mela…
  • Ketua KPU RI Mochammad Afifudin mengatakan telah menyiapkan skema bila pada Pilkada 2024 dengan calon tunggal, yang m…

TOPIKSERU.COM, MEDAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara menyebut ada lima daerah di Sumut akan menggelar Pilkada 2024 dengan calon tunggal atau melawan kotak kosong.

Ketua KPU Sumut Agus Arifin mengatakan lima daerah dengan calon tunggal itu telah melakukan tahapan pengundian dan penetapan nomor urut.

“Kelima daerah itu hanya ada satu pasangan calon kepala daerah dan akan melawan kotak kosong,” kata Agus Arifin, melansir Antara Minggu (29/9).

Agus menjelaskan lima daerah dengan calon tunggal tersebut masing-masing di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Pakpak Bharat.

Baca Juga  Hadiri Pesta Raya Patambor, Edy Sampaikan Niat Maju di Pilgub Sumut

Kemudian, lanjutnya, di Kabupaten Serdang Bedagai dan Kabupaten Asahan.

Sedangkan secara nasional, KPU RI mencatat ada 41 daerah yang akan menggelar Pilkada 2024 dengan calon tunggal atau melawan kotak kosong.

Ketua KPU RI Mochammad Afifudin mengatakan telah menyiapkan skema bila pada Pilkada 2024 dengan calon tunggal, yang menang kotak kosong.

Dia mengatakan pihaknya telah mempersiapkan skema untuk pemilihan kembali pada tahun selanjutnya atau di 2025.

Mochammad Afifudin menyampaikan hal itu di Batam, Jumat (27/9).

“Berdasarkan kesepakatan KPU RI dengan Komisi II DPR RI, bila kotak kosong menang maka akan menggelar pemilu di tahun selanjutnya. Berapa bulan tahapannya? Nanti KPU akan lakukan simulasi, normalnya 11 bulan dari tahapan awal,” kata Afifudin.