Ringkasan Berita
- Peristiwa ini terjadi di depan SMP Silaen, Selasa (29/10) pagi.
- Warga yang emosi nyaris menghakimi pelaku lantaran geram mengetahui perbuatan bejatnya.
- "Anak ku tidak mengenal pelaku, sehingga kami warga desa mencari keberadaan pelaku sejak Senin (28/10) sore hingga ha…
TOPIKSERU.COM, TOBA – Personel Polsek Silaen, Polres Toba, mengamankan AS (21), pelaku pencabulan terhadap seorang siswi SD berusia 10 tahun yang nyaris menjadi bulan-bulanan warga.
Peristiwa ini terjadi di depan SMP Silaen, Selasa (29/10) pagi. Warga yang emosi nyaris menghakimi pelaku lantaran geram mengetahui perbuatan bejatnya.
Kasus dugaan pencabulan terhadap siswi sekolah dasar ini terjadi pada Senin (28/10). Saat itu korban yang pulang sekolah berpapasan dengan AS.
Lalu pelaku membujuk korban dan membawanya ke sebuah perkuburan dengan ancaman.
“Ayo ikut, kalau enggak mau saya bakar kamu,” pengakuan korban di hadapan orangtuanya saat di Polsek Silaen.
Korban yang mendapat ancaman terpaksa mengikuti kemauan pelaku dan naik ke sepeda motor bersama adiknya.
Menurut pengakuan korban saat berada di perkuburan tersebut pelaku melakukan pencabulan.
Setelah melakukan perbuatan bejatnya itu, pelaku mengajak korban pulang.
Korban yang merasakan sakit kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada orangtuanya.
Orangtua korban selanjutnya membuat laporan polisi ke Polres Toba atas apa yang dialami anak mereka.
“Anak ku tidak mengenal pelaku, sehingga kami warga desa mencari keberadaan pelaku sejak Senin (28/10) sore hingga hari ini baru ketemu dan dihajar massa,” ujar ibu korban.
Terungkap, pelaku AS merupakan warga Desa Siringkirong yang kebetulan bekerja sebagai buruh harian lepas di Desa Sinta Dame.
Menurut pemilik usaha tempat pelaku bekerja, saat kejadian pelaku mereka suruh membeli makan siang.
“Saya suruh beli makanan tapi lama pulang. Alasannya antri di warung makan,” terang J Situmorang.
Jumlah massa yang terus mengerumuni pelaku membuat Kapolsek Silaen Iptu P Manurung meminta bantuan dari Polres Toba untuk mengevakuasi pelaku.
Kapolres Toba AKBP Wahyu Indrajaya terpaksa turun ke lokasi memimpin proses penangkapan pelaku yang telah terkepung oleh massa.
Kasat Reskrim Polres Toba Iptu Erikson David mengatakan bahwa mereka masih mendalami kejadian tersebut.
“Kami akan dalami dan lakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Nanti akan kami berikan keterangan lebih lanjut,” kata Iptu Erikson.













