Ringkasan Berita
- Harga Bitcoin tercatat naik sekitar 0,92 persen dalam 24 jam terakhir, berada di kisaran Rp 1,85 miliar per BTC.
- Lalu, untuk Binance Coin (BNB) mencatatkan kenaikan sebesar 1,41 persen menjadi Rp 18 juta per koin.
- Di posisi kedua, Ethereum (ETH) juga menguat sebesar 0,84 persen, dengan harga mencapai Rp 65 juta per koin.
Topikseru.com – Pada perdagangan Minggu (26/10/2025) harga kripto jajaran teratas kembali menunjukkan penguatan tipis dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data dari Coinmarketcap.com, sebagian besar aset digital utama mencatatkan kenaikan harga.
Harga Bitcoin tercatat naik sekitar 0,92 persen dalam 24 jam terakhir, berada di kisaran Rp 1,85 miliar per BTC.
Penguatan harga kripto hari ini mengindikasikan minat investor terhadap aset kripto terbesar di dunia masih solid, di tengah fluktuasi pasar global dan ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga The Federal Reserve (the Fed).
Di posisi kedua, Ethereum (ETH) juga menguat sebesar 0,84 persen, dengan harga mencapai Rp 65 juta per koin. Sementara itu, aset kripto stabil seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) tetap mempertahankan kestabilannya di kisaran Rp 16.600-an.
Lalu, untuk Binance Coin (BNB) mencatatkan kenaikan sebesar 1,41 persen menjadi Rp 18 juta per koin. Penguatan BNB sejalan dengan meningkatnya volume transaksi di platform Binance dan proyek-proyek blockchain yang terhubung dengan ekosistemnya.
Selanjutnya, Solana (SOL) juga menanjak 0,66 persen ke level Rp 3,22 juta. Di sisi lain, beberapa aset kripto mengalami tekanan. Dogecoin (DOGE) turun 0,76 persen ke Rp 3.269, dan TRON (TRX) melemah 2,08 persen ke Rp 4.933.
Kapitalisasi pasar kripto naik 0,9% menjadi USD 3,77 triliun atau Rp 62.654 triliun (asumsu kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.619).
Menariknya, HYPE mencatatkan lonjakan tertinggi di antara 15 besar, naik tajam 14,20 persen menjadi Rp 739.947 per koin. Hal ini menunjukkan adanya minat baru dari investor terhadap proyek tersebut.
Secara keseluruhan, pasar kripto global menunjukkan pergerakan positif dengan dominasi Bitcoin yang masih kuat. Penguatan mayoritas aset utama mengindikasikan optimisme pelaku pasar terhadap prospek jangka menengah industri aset digital.
Sebelumnya, penulis buku keuangan dan pembawa acara “The Ramsey Show”, Dave Ramsey membagikan pandangannya mengenai aset digital.
Namun, ia bukan penggemar kripto. Dari membandingkan Bitcoin dengan “kertas toilet” atau “aneh”, ia tak pernah ragu untuk berbagi pendapatnya yang blak-blakan tentang aset digital.
Mengutip Yahoo Finance, Senin (29/9/2025), Pada April, ia tampil di podcast populer Shawn Ryan Show. Ia menjelaskan secara detail mengapa memiliki sikap anti-kripto yang begitu kuat dan tidak ragu-ragu ketika berbicara tentang pedagang kripto.
Dave Ramsey menyebut investor kripto yang mengabaikan risiko sebagai “bodoh”. Ia menuturkan, kripto akan menjadi lebih besar, lebih baik, lebih aman, canggih, dan stabil.
Kripto memang “liar” dan “pertunjukan sampah” untuk waktu yang lama, yang menurut dia masih demikian, tetapi kini tidak seburuk sebelumnya.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Redaksi tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.













