Ringkasan Berita
- Setelah sempat menyentuh level Rp 80.000 per kilogram pada awal pekan lalu, kini cabai merah anjlok hingga separuhnya…
- "Hari Selasa kemarin mulai turun harganya, dan kemarin sempat rugi karena masih ada sisa stok dari hari Senin," ujarnya.
- Efek Kebijakan Pasokan Cabai dari Jawa Dia juga menyoroti kebijakan Gubernur Sumut, Bobby Nasution, yang memasok caba…
Topikseru.com – Harga komoditas cabai merah lokal kembali mengalami gejolak ekstrem pada akhir pekan ini. Setelah sempat menyentuh level Rp 80.000 per kilogram pada awal pekan lalu, kini cabai merah anjlok hingga separuhnya menjadi Rp 40.000 per kilogram di sejumlah pasar tradisional Kota Medan, Sumatera Utara.
Pantauan topikseru.com di Pasar Simpang Limun, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (1/11/2025), stok cabai lokal terlihat melimpah sehingga membuat para pedagang harus menyesuaikan harga secara cepat.
Seti Br. Girsang, pedagang cabai di pasar tersebut, mengaku merugi akibat jatuhnya harga yang terjadi terlalu cepat.
“Hari Selasa kemarin mulai turun harganya, dan kemarin sempat rugi karena masih ada sisa stok dari hari Senin,” ujarnya.
Efek Kebijakan Pasokan Cabai dari Jawa
Dia juga menyoroti kebijakan Gubernur Sumut, Bobby Nasution, yang memasok cabai dari Pulau Jawa sebagai upaya mengendalikan inflasi pangan. Namun menurutnya, langkah tersebut belum menyentuh masalah inti.
“Dipasok hanya ke beberapa pasar dan jumlahnya terbatas. Jadi pedagang harus bersaing dengan pedagang lain karena ketimpangan harga itu,” ungkapnya.
Distribusi yang tidak merata menyebabkan sebagian pasar mengalami penurunan harga tajam, sementara pasar lain masih menjual dengan harga tinggi.
Komoditas Lain Stabil, Tapi Keluhan Tetap Mengalir
Berbeda dengan cabai lokal, harga wortel terlihat relatif stabil. Untuk wortel tanpa tangkai dibanderol Rp 20.000 per kilogram, sedangkan wortel bertangkai mencapai Rp 24.000 per kilogram.
Namun, stabilnya harga tersebut justru membuat pedagang kesulitan menambah stok karena dianggap tidak menguntungkan.
“Sudah 3 minggu harga segini. Mau nambah stok juga rugi kalau masih tinggi,” keluh Ibu Sinaga, pedagang sayur lainnya.
Dia berharap pemerintah memberikan perhatian dan intervensi serupa seperti pada cabai merah.
Pasar Masih Fluktuatif
Dalam dua bulan terakhir, cabai merah menjadi salah satu pemicu inflasi di Sumatera Utara. Anjloknya harga kali ini membuktikan volatilitas komoditas hortikultura masih tinggi.
Pedagang dan konsumen kini menanti kebijakan distribusi yang lebih merata, bukan hanya pada komoditas yang ramai diberitakan.
Daftar Harga Bahan Pangan di Medan
Nama | Harga |
cabai rawit | 24.000-28.000kg |
cabai merah lokal | 40.000/kg |
cabai hijau | 28.000/kg |
cabai rawit caplak | 28.000/kg |
bawang merah | 30.000/kg |
bawang putih | 30.000/kg |
beras premium | 15.500/kg |
beras bulog | 11.500/kg |
tomat | 7.000-10.000/kg |
wortel | 20.000-24.000/kg |
ikan tongkol | 23.000-30.000/kg |
ikan kembung | 30.000-35.000kg |
ikan dencis | 20.000-25.000/kg |
ayam potong | 32.000/kg |
telur ayam | 1.600-1.700/butir |
minyak goreng curah | 18.000/kg |
minyak goreng kita | 16.000/kg |
gula pasir | 17.000/kg |
daging sapi segar | 120.000/kg |








