Ekonomi dan Bisnis

Harga Perak Melesat 4% dan Harga Emas Meroket Menuju US$4.600 Per Ons Troi

×

Harga Perak Melesat 4% dan Harga Emas Meroket Menuju US$4.600 Per Ons Troi

Sebarkan artikel ini
Harga Emas
harga emas naik lebih dari 2% menuju US$ 4.600 per ons troi. Kenaikan ini memperpanjang kenaikan dari sesi sebelumnya seiring meningkatnya harapan akan berakhirnya konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Topikseru.com, Jakarta – Pada perdagangan Rabu (25/3/2026) harga emas naik lebih dari 2% menuju US$ 4.600 per ons troi. Kenaikan ini memperpanjang kenaikan dari sesi sebelumnya seiring meningkatnya harapan akan berakhirnya konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Ternyata, hal ini setelah adanya laporan bahwa AS sedang mengupayakan pembicaraan dengan Iran.

Media Israel mengindikasikan bahwa Washington berupaya mencapai gencatan senjata selama satu bulan untuk memungkinkan negosiasi, sementara New York Times melaporkan bahwa AS telah mengirimkan proposal 15 poin kepada Iran untuk menyelesaikan konflik tersebut.

Hal ini meningkatkan optimisme bahkan setelah Presiden Donald Trump memerintahkan pengerahan sekitar 2.000 tentara ke wilayah tersebut, karena pemerintah mempertimbangkan opsi untuk mengurangi kendali Iran atas Selat Hormuz.

Harga emas sebelumnya telah anjlok hingga 25% dari puncaknya pada bulan Maret karena harga energi yang tinggi akibat perang Iran memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral utama mungkin akan menaikkan suku bunga tahun ini.

Seperti dikutip Tradingeconomics, Rabu (25/3), Gubernur Federal Reserve Michael Barr mengatakan bank sentral mungkin perlu mempertahankan suku bunga tinggi untuk beberapa waktu guna mengatasi inflasi.

Harga Perak Melesat 4% ke US$ 74 per Ons Troi

Harga perak naik 4% menjadi sekitar US$ 74 per ons troi pada hari Rabu (25/3). Ini memperpanjang kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut karena optimisme akan berakhirnya konflik berkepanjangan di Timur Tengah meningkat.

Baca Juga  Harga Emas Spot Terkoreksi 0,03% Berada di Level US$ 3.354,20 Per Ons Troi

Kenaikan harga perak terjadi setelah laporan bahwa AS sedang mengupayakan pembicaraan dengan Iran.

Media Israel mengindikasikan bahwa Washington sedang mencari gencatan senjata selama satu bulan untuk memfasilitasi negosiasi.

Sementara New York Times melaporkan bahwa AS telah mengirimkan proposal 15 poin kepada Iran untuk menyelesaikan konflik tersebut.

Sentimen yang membaik ini berlanjut bahkan setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan pengerahan sekitar 2.000 tentara ke wilayah tersebut, karena pemerintah mempertimbangkan opsi untuk mengurangi kendali Iran atas Selat Hormuz.

Seperti dikutip Tradingeconomics, Rabu (25/3), perak sebelumnya telah anjlok hingga 37% dari puncaknya pada bulan Maret karena harga energi yang tinggi akibat perang Iran memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral utama mungkin akan menaikkan suku bunga tahun ini.

Gubernur Federal Reserve Michael Barr mengatakan bank sentral mungkin perlu mempertahankan suku bunga tinggi untuk beberapa waktu guna mengatasi inflasi.