Olahraga

EVOS Gandeng 40 Kampus di Indonesia Bangun Esport

×

EVOS Gandeng 40 Kampus di Indonesia Bangun Esport

Sebarkan artikel ini
EVOS
Head of Commercial EVOS Thony Tham, menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Kamis (14/3/2025). Foto: Antara/Donny Aditra

Ringkasan Berita

  • "Kami dari EVOS sudah punya kerja sama lebih dari 40 kampus selama ini dan mereka sangat terbuka untuk mendukung peng…
  • Thony mengatakan kesadaran kaum muda di kampus mulai meningkat dengan memandang esport sebagai salah satu pilihan bag…
  • "Paling antusias dari Universitas Indonesia, karena mereka punya kurikulum sendiri di sana, di vokasinya sendiri dan …

TOPIKSERU.COM – EVOS terus mengembangkan olahraga esport, salah satunya dengan menggandeng 40 kampus di Indonesia. Beberapa kampus yang diajak bekerja sama di antaranya Universitas Indonesia, Universitas Pakuan, dan Universitas Pembangunan Nasional.

Hal ini sebagai upaya untuk mengedukasi kaum muda dan membangun ekosistem cabang esport di Indonesia.

“Kami dari EVOS sudah punya kerja sama lebih dari 40 kampus selama ini dan mereka sangat terbuka untuk mendukung pengembangan olahraga itu,” kata Head of Commercial EVOS Thony Tham di Jakarta pada Jumat malam.

Thony mengatakan kesadaran kaum muda di kampus mulai meningkat dengan memandang esport sebagai salah satu pilihan bagi mahasiswa untuk berkarier setelah lulus kuliah.

Baca Juga  Sosok Mahmud Nazly Harahap: Akpol 97 Pertama Penyandang Bintang 2, Ternyata Anak Mantan Bupati di Sumut

Padahal, lanjutnya, lima tahun lalu sangat sulit bagi EVOS untuk mengampampanyekan esport kepada kalangan civitas akademika karena cabang olahraga ini masih dipandang kegiatan yang kurang produktif.

Namun, perlahan tapi pasti perspektif itu hapus, yang terbukti dengan sejumlah kampus aktif mengundang EVOS untuk berbagi pengalaman dan mengedukasi mahasiswa mengenai peluang berkarier dalam esport.

“Sekarang sudah sangat terbuka, bahkan kami sudah tidak perlu aktif dan justru mereka (kampus) yang sudah mengasih undangan langsung,” ujar Thony.

Dia mengatakan hal yang membanggakan adalah sejumlah kampus mulai melakukan pengembangan secara serius cabang olahraga ini dengan membentuk kurikulum yang terkait dengan industri esport.

“Paling antusias dari Universitas Indonesia, karena mereka punya kurikulum sendiri di sana, di vokasinya sendiri dan kami kerap diundang sebagai dosen tamu untuk mengedukasi mahasiswa,” pungkasnya.