Ringkasan Berita
- Menanggapi hal tersebut, sang pelatih Erik ten Hag meminta semua pihak untuk menilai timnya pada akhir musim nanti, b…
- Dari sembilan pertandingan musim ini setelah Community Shield, MU meraih tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga…
- Tercatat Manchester United hanya menang sekali dari 10 laga, sedangkan sisanya berakhir dengan empat kali seri dan li…
TOPIKSERU.COM – Performa Manchester United (MU) belum menunjukkan kemajuan dan mendapat perhatian dari penggemarnya. Pasalnya, posisi MU di berbagai kompetisi terbilang cukup mengkhawatirkan.
Menanggapi hal tersebut, sang pelatih Erik ten Hag meminta semua pihak untuk menilai timnya pada akhir musim nanti, bukan dari sembilan penampilan saat ini.
Dari sembilan pertandingan musim ini setelah Community Shield, MU meraih tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan, serta mencetak 16 gol dan kebobolan 12 gol.
“Jangan menilai kami saat ini. Nilailah kami di akhir musim,” kata pelatih asal Belanda itu setelah bermain imbang 3-3 melawan Porto di Liga Europa, melansir laman resmi klub, Jumat (4/10).
Performa MU di bawah pelatih Erik menuai banyak kritikan. Sebab, di Liga Inggris posisi MU berada di posisi ke-13 klasemen sementara dengan tujuh poin.
Sedangkan di Liga Europa, klub yang berjuluk Setan Merah ini berada di peringkat 21 dengan dua poin.
MU Sedang Berkembang
Erik mengatakan saat ini MU masih dalam proses menuju performa terbaik.
Kendati, hasil dari pertandingan melawan Porto kian menambah catatan kelam MU di bawah asuhan ten Hag.
Tercatat Manchester United hanya menang sekali dari 10 laga, sedangkan sisanya berakhir dengan empat kali seri dan lima kali kalah.
Meski pun di dua musim pertama, mantan pelatih Ajax Amsterdam itu mempersembahkan dua trofi, yakni Piala Liga dan Piala FA.
Dua trofi ini yang selalu menjadi landasan Ten Hag untuk terus melangkah maju.
“Kami sedang dalam proses dan kami akan berkembang dan berada di dua musim di mana kami mencapai final. Kami harus mengembangkan dan memajukan tim ini,” ujar ten Hag.
Terlepas dari desakan untuk mundur dari kursi pelatih Setan Merah karena serangkaian hasil buruk, pelatih 54 tahun itu merasa tak gentar sama sekali.
Dia merasa semua pihak di MU mendukung dirinya untuk melanjutkan proyeknya yang sudah berjalan dua tahun.
“Kami akan bekerja dan kami akan melanjutkan dan kami akan berjuang. Anda melihat semangat dan hubungan antara staf dan tim. Di antara para pemain, bersama-sama, ada semangat yang kuat,” pungkasnya.













