Topikseru.com – Megabintang Argentina, Lionel Messi, kembali menjadi pusat perhatian jelang duel hidup-mati antara Argentina national football team melawan Austria national football team dalam laga kedua Grup J 2026 FIFA World Cup, Selasa (23/6) dini hari WIB.
Pertandingan yang digelar di Stadion Dallas itu bukan sekadar perebutan tiket ke babak 32 besar. Laga ini juga bisa menjadi malam bersejarah bagi Messi dalam perjalanan kariernya di Piala Dunia.
Argentina dan Austria sama-sama memburu kemenangan kedua setelah sukses meraih tiga poin pada pertandingan pembuka. Tim pemenang dipastikan lolos ke fase gugur dengan koleksi enam poin dari dua laga.
Namun sorotan terbesar tetap mengarah kepada Lionel Messi.
Kapten Argentina itu tampil impresif saat La Albiceleste menghancurkan Aljazair 3-0 pada laga pertama. Messi menjadi motor serangan sekaligus aktor utama kemenangan juara dunia tersebut.
Kini, pemain berjuluk La Pulga itu berada di ambang sejarah baru.
Messi saat ini telah mengoleksi 16 gol di ajang Piala Dunia, jumlah yang menyamai rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.
Satu gol tambahan ke gawang Austria akan membuat Messi berdiri sendirian di puncak daftar top skor sepanjang masa Piala Dunia.
Menariknya, duel kontra Austria akan menjadi pertemuan pertama Messi menghadapi negara Eropa tersebut di semua kompetisi internasional.
Sejak tampil pertama kali di Piala Dunia 2006, Messi sudah menghadapi 11 negara Eropa berbeda. Namun, tidak semua berhasil ia taklukkan lewat gol.
Dari seluruh tim Eropa yang pernah dihadapinya di Piala Dunia, Messi baru mampu mencetak gol ke lima negara, yakni Serbia-Montenegro, Bosnia, Belanda, Kroasia, dan Prancis.
Catatan itu membuat laga kontra Austria semakin menarik untuk dinantikan.
Di usia 38 tahun, Messi masih menjadi tumpuan utama Argentina dalam upaya mempertahankan dominasi mereka di panggung sepak bola dunia. Ketajaman, visi bermain, dan pengalaman sang superstar masih menjadi pembeda dalam pertandingan besar.
Austria sendiri diprediksi bakal memberikan perlawanan sengit demi menjaga peluang lolos ke fase gugur. Namun, fokus publik dunia tampaknya tetap tertuju pada satu pertanyaan besar: mampukah Messi mencetak sejarah baru di Dallas?












