Ringkasan Berita
- Instruksi itu disampaikan Bobby usai mengikuti rapat koordinasi penanganan bencana bersama Menko PMK RI Pratikno seca…
- Menetapkan Status Darurat 14 Hari Gubernur Bobby Nasution telah menetapkan status darurat bencana selama 14 hari ke d…
- "Penanganan harus berfokus pada pelayanan, pencarian, pertolongan, evakuasi, serta percepatan pembukaan akses jalan y…
Topikseru.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menegaskan bahwa upaya penyelamatan warga terdampak bencana hidrometeorologi harus menjadi prioritas utama. Instruksi itu disampaikan Bobby usai mengikuti rapat koordinasi penanganan bencana bersama Menko PMK RI Pratikno secara daring di Aula Tengku Rizal Nurdin, rumah dinas Gubernur Sumut, Kamis (27/11/2025).
“Penanganan harus berfokus pada pelayanan, pencarian, pertolongan, evakuasi, serta percepatan pembukaan akses jalan yang terputus akibat bencana,” ujar Bobby Nasution.
Pemprov Sumut Salurkan Bantuan Logistik ke Wilayah Terdampak
Menurut Bobby, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) telah menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah kabupaten/kota yang dilanda banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
Bantuan tersebut meliputi:
- 1 ton minyak goreng
- 500 kilogram gula putih
- 500 kotak teh celup
- 20.000 bungkus mi instan
- 1.000 kaleng ikan sarden
Namun dia menegaskan bahwa masih ada wilayah yang belum dapat dijangkau melalui jalur darat karena akses tertutup material longsor.
“Upaya pembersihan terus dilakukan agar jalur logistik dan komunikasi segera terbuka kembali,” jelasnya.
13 Kabupaten/Kota Terdampak Bencana Hidrometeorologi
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, sebanyak 13 kabupaten/kota terdampak bencana hidrometeorologi, yakni:
- Langkat
- Tapanuli Tengah
- Sibolga
- Mandailing Natal
- Tapanuli Selatan
- Tapanuli Utara
- Padangsidempuan
- Pakpak Bharat
- Nias Selatan
- Humbang Hasundutan
- Binjai
- Medan
- Deli Serdang
Total terdapat 123 korban dengan rincian:
- 47 meninggal dunia
- 9 hilang
- 67 luka berat dan ringan
- 4.035 warga masih mengungsi di tujuh kabupaten/kota
Akses Logistik ke Tapteng dan Sibolga Masih Terputus
Hingga hari ini, bantuan darat baru bisa mencapai delapan kabupaten/kota. Dua daerah, yakni Tapanuli Tengah dan Sibolga, masih sepenuhnya terisolasi akibat jalur yang terputus.
“Akses ke Tapteng dan Sibolga masih tidak bisa ditembus. Kami sedang menyiapkan opsi penyaluran bantuan lewat udara dengan dukungan dua helikopter TNI,” kata Bobby.
Selain evakuasi dan penyaluran logistik, Pemprov Sumut kini juga memprioritaskan pembukaan jalur utama untuk memulihkan mobilitas dan distribusi bahan kebutuhan pokok.
Menetapkan Status Darurat 14 Hari
Gubernur Bobby Nasution telah menetapkan status darurat bencana selama 14 hari ke depan untuk 13 kabupaten/kota terdampak. Status ini memungkinkan percepatan koordinasi lintas sektor.
“Penetapan status darurat perlu untuk mendukung kinerja tim reaksi cepat, pendirian pos pengungsian, penyaluran bantuan, serta menggandeng BUMN, BUMD, dan stakeholder lainnya,” ungkap menantu Jokowi ini.
Komunikasi di Sejumlah Wilayah Masih Terganggu
Kepala Dinas Kominfo Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, menyampaikan bahwa beberapa wilayah masih mengalami gangguan jaringan komunikasi sejak bencana terjadi.
“Kami mengikuti arahan Gubernur untuk mempercepat pemulihan jaringan. Namun beberapa daerah masih belum sepenuhnya pulih,” jelas Erwin.
Pemerintah Pusat Pantau Ketat Bencana di Tiga Provinsi
Dari Jakarta, Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian penuh terhadap bencana yang melanda Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
“Presiden Prabowo meminta kami menangani fase darurat secepat mungkin, sekaligus menyiapkan langkah pemulihan pascabencana. Infrastruktur harus pulih dan masyarakat harus segera bangkit,” kata Pratikno.













