Di video lain, warga juga menyebut gerai Indomaret turut dijarah. Seorang perekam video menyebut aksi tersebut terjadi karena warga sudah kelaparan sementara bantuan belum sampai.
“Ngeri kali, ah. Indomaret dijarah. Kek mana tak mau menjarah, karena lapar. Bantuan tak datang-datang,” ujar warga dalam rekaman tersebut.
Polisi: Belum Ada Informasi Resmi, Sinyal Terputus
Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani, mengaku belum menerima laporan lengkap mengenai aksi penjarahan tersebut.
Dia menjelaskan bahwa aparat kepolisian baru bisa menjangkau lokasi karena jaringan komunikasi di wilayah terdampak sempat putus.
“Saya belum tahu kejadian itu sehingga belum bisa menjelaskan. Polisi juga baru datang ke lokasi karena sinyal terputus,” ujar Siti saat dikonfirmasi, Sabtu (29/11/2025).
Warga Mendesak Bantuan Segera Masuk
Hingga kini, jalur penghubung ke sejumlah titik terdampak di Sibolga dan Tapteng masih belum bisa dilewati.
Selain itu, padamnya jaringan telekomunikasi memperparah kesulitan warga untuk meminta pertolongan.
Masyarakat berharap distribusi logistik melalui udara atau jalur apa pun dapat segera dilakukan, mengingat banyak keluarga yang mulai kehabisan stok makanan dan kebutuhan esensial lainnya.












