Daerah

Listrik Belum Pulih, Warga Serbu GOR Pandan untuk Isi Daya di Tengah Banjir Tapanuli Tengah

×

Listrik Belum Pulih, Warga Serbu GOR Pandan untuk Isi Daya di Tengah Banjir Tapanuli Tengah

Sebarkan artikel ini
bencana alam Sumut 2025
Suasana di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) usai banjir bandang dan longsor. Foto: Topikseru.com/Damai Mendrofa

Ringkasan Berita

  • Pada Senin (1/12/2025), ribuan warga terlihat memadati GOR Pandan untuk mengisi daya ponsel dan peralatan elektronik …
  • Pengamatan di lokasi menunjukkan antrean warga mengular sejak pagi hingga larut malam.
  • GOR tersebut menjadi satu-satunya tempat yang memiliki akses listrik darurat setelah aliran utama roboh akibat bencan…

Topikseru.com – Hampir sepekan pascabencana banjir dan longsor yang melanda Tapanuli Tengah, kondisi listrik di sejumlah wilayah masih belum pulih. Pada Senin (1/12/2025), ribuan warga terlihat memadati GOR Pandan untuk mengisi daya ponsel dan peralatan elektronik lainnya.

Pengamatan di lokasi menunjukkan antrean warga mengular sejak pagi hingga larut malam. GOR tersebut menjadi satu-satunya tempat yang memiliki akses listrik darurat setelah aliran utama roboh akibat bencana pada Selasa (25/11/2025).

“Kami tak bisa komunikasi dengan keluarga kalau baterai habis. Di rumah gelap total, jadi mau tidak mau ke sini,” ujar Rina, salah seorang warga Kecamatan Tukka.

Ruas Jalan Masih Terendam Lumpur dan Air

Listrik Tapanuli Tengah
Ruas ruas jalan di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, masih terendam air dan lumpur, Senin (1/12/2025). Foto: Topikseru.com/Damai Mendrofa

Selain listrik, sejumlah kawasan di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, juga masih dalam kondisi memprihatinkan. Banyak ruas jalan utama masih tergenang air bercampur lumpur tebal.

Baca Juga  Update Banjir dan Longsor Sumut: 13 Korban Meninggal, Ribuan Orang Mengungsi

Kondisi ini menghambat mobilitas warga serta distribusi bantuan.

Kecamatan Tukka merupakan salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat banjir dan longsor yang terjadi pada 25 November lalu. Beberapa desa di Kabupaten Tapteng dilaporkan belum sepenuhnya dapat diakses.

Ribuan Warga Terdampak, Sejumlah Desa Masih Terisolasi

Menurut laporan sementara, ribuan warga di Tukka dan wilayah sekitarnya terdampak bencana ini.

Banyak di antara mereka masih bertahan di rumah-rumah yang terendam atau memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Di sejumlah desa, akses jalan terputus total. Kondisi ini menyebabkan bantuan pangan dan logistik harus dikirim melalui jalur alternatif ataupun menunggu alat berat membuka jalan.

Sementara itu, laporan dari tim SAR menyebut masih ada korban yang belum ditemukan di beberapa titik longsor.

Pemulihan Terus Diupayakan

Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama tim gabungan terus berupaya memulihkan infrastruktur dasar, termasuk listrik dan akses jalan. Namun cuaca yang tidak menentu membuat proses perbaikan kerap terhenti.

Masyarakat berharap pemulihan segera dilakukan, mengingat ribuan warga masih bergantung pada fasilitas darurat seperti GOR Pandan.