Ringkasan Berita
- Hingga Minggu (14/12/2025) sore, korban jiwa tercatat mencapai 355 orang.
- Data tersebut disampaikan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara berdasarkan…
- Korban Tersebar di 12 Kabupaten/Kota Berdasarkan pendataan Pusdalops PB, sebanyak 355 korban meninggal dunia tersebut…
Topikseru.com – Jumlah korban meninggal dunia akibat rangkaian bencana alam yang melanda Provinsi Sumatera Utara kembali bertambah. Hingga Minggu (14/12/2025) sore, korban jiwa tercatat mencapai 355 orang.
Data tersebut disampaikan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara berdasarkan laporan sementara yang diterima hingga pukul 17.00 WIB.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan jumlah korban meninggal bertambah tujuh orang dibandingkan data sebelumnya pada Sabtu (13/12/2025) yang mencatat 348 korban jiwa.
“Laporan ini merupakan data sementara yang diterima Pusdalops PB Sumatera Utara,” ujar Sri Wahyuni di Medan, Minggu (14/12/2025).
Korban Tersebar di 12 Kabupaten/Kota
Berdasarkan pendataan Pusdalops PB, sebanyak 355 korban meninggal dunia tersebut tersebar di 12 dari total 18 kabupaten/kota yang terdampak bencana di Sumatera Utara.
Rincian jumlah korban meninggal dunia meliputi:
- Kabupaten Tapanuli Tengah: 122 orang
- Kabupaten Tapanuli Selatan: 86 orang
- Kota Sibolga: 54 orang
- Kabupaten Tapanuli Utara: 36 orang
- Kabupaten Deli Serdang: 17 orang
- Kabupaten Langkat: 13 orang
- Kota Medan: 12 orang
- Kabupaten Humbang Hasundutan: 10 orang
- Kabupaten Pakpak Bharat: 2 orang
- Kota Padangsidimpuan: 1 orang
- Kabupaten Nias: 1 orang
- Kabupaten Nias Selatan: 1 orang
Sri Wahyuni menjelaskan, pemerintah daerah bersama pemangku kebijakan terkait terus melakukan berbagai upaya penanganan bencana, mulai dari evakuasi, pendataan korban, hingga penyaluran bantuan logistik.
“Perkembangan penanganan bencana akan terus kami informasikan, termasuk pembaruan data korban,” kata dia.







