DaerahNews

Viral Dishub Ribut di Kompleks J City Medan Soal Parkir Berlangganan, Bobby Minta Maaf

×

Viral Dishub Ribut di Kompleks J City Medan Soal Parkir Berlangganan, Bobby Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
Bobby Nasution
Wali Kota Medan Bobby Nasution. Foto: Topikseru.com

Ringkasan Berita

  • Dalam video viral itu, warga dan petugas Dinas Perhubungan Medan terlibat cekcok karena parkir berlangganan.
  • Warga keberatan karena petugas mengusir pengendara di kompleks tersebut.
  • Pria tersebut mengatakan bahwa pihaknya mendukung Perwal Kota Medan terkait parkir berlangganan.

TOPIKSERU.COM, MEDAN – Sebuah video yang memperlihatkan beberapa orang petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan terlibat perdebatan dengan warga di Kompleks J City Medan terkait parkir berlangganan.

Dalam video viral itu, warga dan petugas Dinas Perhubungan Medan terlibat cekcok karena parkir berlangganan.

Warga keberatan karena petugas mengusir pengendara di kompleks tersebut.

“Jangan seenak perut kalian saja, ini kompleks, tidak ada uang Pemko (Medan) di sini, biar tahu kalian,” ucap seorang pria berambut gondrong dalam video.

Pria tersebut mengatakan bahwa pihaknya mendukung Perwal Kota Medan terkait parkir berlangganan.

Namun, pria tersebut tidak setuju bila petugas Dinas Perhubungan Medan mengusir kendaraan milik warga yang tinggal di kompleks tersebut.

Baca Juga  Bobby Nasution Minta Doa dari Ulama Aceh Abuya Syekh Amran Waly

“Kami mendukung Perwal, kami menghargai. Silakan kalian mau jual barcode (stiker parkir berlangganan) silakan kami enggak larang. Tapi jangan kalian usir mobil-mobil di sini, karena mobil di sini yang punya rumah,” tegas pria tersebut.

Bobby Nasution Minta Maaf

Menyikapi anak buahnya yang viral tersebut, Wali Kota Medan Bobby Nasution menyampaikan permohonan maaf.

Menantu Presiden Jokowi ini membantah bahwa kompleks J City masuk dalam wilayah sesuai Perwal parkir terbaru itu.

Bobby meminta petugas Dishub Medan lebih mengenali area-area mana yang termasuk parkir berlangganan.

“Kalau untuk wilayah permukiman, sebelum mereka menyerahkan asetnya ke Pemko, memang belum berhak kami lakukan penagihan,” kata Bobby.

Suami Kahiyang Ayu ini mengimbau kepada pihak developer atau pemilik perumahan segera menyerahkan ke Pemkot Medan.

“Para developer yang sudah lebih satu tahun untuk memberikan asetnya kepada kami. Sebab, dengan seperti itu jalan ataupun ada kejadian banjir bisa kami akomodir,” pungkasnya.(cr1/topikseru.com)