Ringkasan Berita
- Salah satu ibadah utama dalam Hari Raya Idul Adha adalah berkurban, yakni menyembelih hewan ternak sebagai bentuk ket…
- Berkurban bukan hanya ritual tahunan, tetapi juga memiliki berbagai keutamaan yang dijelaskan dalam Al-Qur’an, hadi…
- Berikut tujuh keutamaan berkurban di Hari Raya Idul Adha yang penting dipahami umat Islam: 1.
Topikseru.com – Idul Adha bukan sekadar momen perayaan tahunan umat Islam, melainkan bagian dari ibadah yang sarat nilai spiritual dan sosial. Salah satu ibadah utama dalam Hari Raya Idul Adha adalah berkurban, yakni menyembelih hewan ternak sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Berkurban bukan hanya ritual tahunan, tetapi juga memiliki berbagai keutamaan yang dijelaskan dalam Al-Qur’an, hadis Nabi Muhammad SAW, dan penafsiran para ulama. Mulai dari pembersihan jiwa, kepedulian sosial, hingga pahala yang berlipat ganda.
Berikut tujuh keutamaan berkurban di Hari Raya Idul Adha yang penting dipahami umat Islam:
1. Bentuk Ketaatan kepada Allah SWT
Berkurban merupakan wujud nyata dari kepatuhan seorang hamba kepada Allah, meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS.
Ketika Allah memerintahkan Nabi Ibrahim menyembelih anaknya, ia patuh tanpa ragu. Perintah itu kemudian diganti dengan penyembelihan hewan sebagai simbol ketundukan.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Kautsar ayat 2:
“Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.”
2. Menghidupkan Sunnah Nabi Ibrahim AS
Setiap pelaksanaan kurban menjadi pengingat akan pengorbanan dan ketulusan Nabi Ibrahim dan Ismail dalam menjalankan perintah Allah.
Ibadah ini tidak hanya menyambung tradisi, tetapi juga merefleksikan semangat tawakal dan pengorbanan.
3. Menghapus Dosa dan Mendekatkan Diri kepada Allah
Menurut hadis riwayat At-Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak ada amalan anak Adam pada hari Nahr (Idul Adha) yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan kurban…”
Dari hadis ini, ulama menafsirkan bahwa kurban memiliki keutamaan sebagai pelebur dosa, mendekatkan yang berkurban kepada Allah, serta menjadi ibadah yang sangat dicintai.
4. Setiap Tetes Darah Mengandung Pahala
Masih dalam riwayat yang sama, disebutkan bahwa setiap tetes darah dari hewan kurban mengandung pahala yang besar dan akan menjadi saksi amal baik di hari kiamat.
Bahkan sebelum darah menyentuh tanah, Allah sudah menerima amal tersebut dari hamba-Nya.
5. Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial
Daging kurban dibagikan kepada yang membutuhkan, termasuk fakir miskin dan kaum dhuafa. Dengan ini, berkurban menjadi medium untuk menyebarkan nilai keadilan sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Distribusi daging juga menguatkan ukhuwah antarumat serta menghadirkan kegembiraan yang merata, terutama bagi mereka yang jarang mengonsumsi daging.
6. Membersihkan Harta dan Jiwa
Kurban merupakan bentuk pengorbanan sebagian harta terbaik yang dimiliki.
Dalam Islam, berkorban dengan hewan terbaik mencerminkan keikhlasan dan menjauhkan diri dari sifat kikir. Ini menjadi penyucian harta dan latihan spiritual agar tidak terikat pada dunia.
7. Investasi Amal Jangka Panjang
Menurut para ulama, pahala kurban bersifat jariyah (berkesinambungan), terutama bila diniatkan untuk keluarga atau orang tua yang telah wafat.
Selain memberikan manfaat duniawi melalui pembagian daging, kurban juga bernilai sebagai investasi akhirat.













