Topikseru.com, Tanjungbalai – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melepas Keberangkatan 131 jemaah Haji (CJH) Kloter 11 menuju Asrama Haji Medan, Sabtu (2/5/2026) malam.
Pelepasan berlangsung di Alun-alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah. Jumlah tersebut terdiri dari 130 jemaah haji reguler dan satu orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) Provinsi Sumatera Utara.
Para jemaah diberangkatkan menggunakan empat unit bus dengan pengawalan dari aparat kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja, serta didampingi dua unit ambulans.
Dalam sambutannya, Mahyaruddin mengatakan, ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang menjadi dambaan setiap umat Muslim.
“Keberangkatan ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental, fisik, dan keikhlasan,” kata Mahyaruddin.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Tanjungbalai berkomitmen mendukung pembinaan kehidupan keagamaan, termasuk peningkatan kualitas pelayanan ibadah haji.
Mahyaruddin juga mengingatkan pentingnya pendampingan maksimal dari petugas haji, layanan kesehatan yang siaga, serta penyediaan akomodasi dan transportasi yang layak bagi para jemaah.
Selain itu, ia mengimbau jemaah untuk menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Jaga kesehatan, saling membantu, dan bawa nama baik daerah selama di Madinah maupun Makkah,” ujarnya.
Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dengan selamat serta meraih predikat haji mabrur.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Abdullah Syadad menyampaikan terdapat perubahan jumlah jemaah menjelang keberangkatan.
Awalnya, Tanjungbalai mengusulkan 133 calon jemaah. Namun, satu orang meninggal dunia dan dua lainnya batal berangkat karena alasan kesehatan.
“Dengan demikian, jumlah jemaah yang berangkat sebanyak 130 orang, ditambah satu orang TPHI,” ujarnya.
Dalam data manifest, Solehuddin Sinambela tercatat sebagai jemaah termuda berusia 30 tahun. Sementara jemaah tertua adalah Ahmad bin Nulin yang berusia 84 tahun.
Sesuai jadwal, rombongan dijadwalkan tiba di Asrama Haji Medan pada Minggu (3/5/2026) pukul 09.20 WIB. Selanjutnya, mereka akan bertolak dari Bandara Internasional Kualanamu menuju Madinah pada Senin (4/5/2026).












