International

6 Poin Penting Pidato Perdana Paus Leo XIV: Tolak Politisasi Agama dan Lanjutkan Warisan Paus Fransiskus

×

6 Poin Penting Pidato Perdana Paus Leo XIV: Tolak Politisasi Agama dan Lanjutkan Warisan Paus Fransiskus

Sebarkan artikel ini
Paus Leo XIV
Paus Leo XIV muncul di balkon Basilika Santo Petrus, setelah menjadi paus Amerika pertama, di Kota Vatikan, Italia, pada Kamis, 8 Mei 2025. Foto: Bloomberg

Ringkasan Berita

  • Paus baru ini diumumkan oleh Kardinal Protodiakon Dominique Mamberti dari balkon Kapel Sistina di Roma, Italia, pada …
  • Dia menjadi Paus pertama dari Amerika Serikat.
  • Salam Perdamaian dan Harapan Paus Leo XIV membuka pidatonya dengan salam "Damai sejahtera bagi kalian semua," menekan…

Topikseru.comPaus Leo XIV atau sebelumnya Kardinal Robert Francis Prevost resmi terpilih sebagai Paus ke-267 untuk memimpin Gereja Katolik di dunia. Dia menjadi Paus pertama dari Amerika Serikat.

Paus baru ini diumumkan oleh Kardinal Protodiakon Dominique Mamberti dari balkon Kapel Sistina di Roma, Italia, pada Kamis, 8 Mei 2025.

Pada pidato perdana, Paus Leo XIV menyampaikan beberapa poin penting dari balkon Basilika Santo Petrus, Vatikan, yang mencerminkan visi dan arah kepemimpinan sebagai Paus.

Berikut 6 poin penting pidato Paus Leo XIV yang telah Topikseru.com rangkum:

1. Salam Perdamaian dan Harapan

Paus Leo XIV membuka pidatonya dengan salam “Damai sejahtera bagi kalian semua,” menekankan bahwa dunia membutuhkan terang Kristus untuk mengatasi kegelapan zaman ini.

2. Peringatan terhadap Krisis Iman

Beliau menyoroti penurunan kepercayaan terhadap agama, di mana masyarakat lebih mengutamakan teknologi, kekayaan, kekuasaan, dan kenikmatan duniawi dibandingkan iman.

Baca Juga  Penampilan Rombongan Jokowi di Pemakaman Paus Fransiskus Serba Hitam

Paus memperingatkan bahwa hal ini dapat menyebabkan hilangnya makna hidup dan martabat manusia.

3. Gereja sebagai Jembatan Persatuan

Paus menyerukan agar Gereja menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai latar belakang, termasuk antara negara maju dan berkembang, serta antara kelompok konservatif dan progresif.

Pasu Leo XIV menekankan pentingnya dialog dan perjumpaan langsung dengan sesama.

4. Komitmen terhadap Misi dan Kesaksian

Mengacu pada pengalaman misinya di Peru, Paus menekankan pentingnya evangelisasi dan kesaksian iman di tengah masyarakat yang semakin sekuler.

Dia mengajak umat untuk menjadi saksi harapan melalui kekudusan hidup, bukan melalui kemegahan institusi.

5. Penolakan terhadap Politisasi Agama

Paus mengecam penggunaan agama untuk mendukung agenda politik tertentu, khususnya kebijakan imigrasi yang ketat.

Sebaliknya, Paus menekankan bahwa Gereja harus menjadi sumber harapan dan bukan alat politik.

6. Melanjutkan Warisan Paus Fransiskus

Paus Leo XIV menyatakan niatnya untuk melanjutkan misi Paus Fransiskus dalam mempromosikan perdamaian, keadilan sosial, dan solidaritas dengan yang menderita.

Dia terus menekankan pentingnya Gereja yang bersifat sinodal dan terbuka terhadap semua orang.