International

Korban Serangan Israel di Iran Capai 430 Orang, Fasilitas Nuklir Ikut Terdampak

×

Korban Serangan Israel di Iran Capai 430 Orang, Fasilitas Nuklir Ikut Terdampak

Sebarkan artikel ini
Korban Serangan Israel
Foto: Anadolu

Ringkasan Berita

  • Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan Iran, Iraj Harirchi, dalam konferensi pers yang disiarkan ole…
  • Sementara itu, serangan balasan dari Iran terhadap wilayah Israel, termasuk peluncuran rudal dan pesawat nirawak, men…
  • Fasilitas Nuklir Diduga Mengalami Kebocoran Salah satu target utama serangan adalah fasilitas nuklir di Isfahan, yang…

Topikseru.com – Kementerian Kesehatan Iran pada Sabtu, 21 Juni 2025, mengumumkan jumlah korban tewas serangan Israel sejak 13 Juni telah melonjak menjadi 430 orang, dengan lebih dari 3.500 warga sipil dilaporkan mengalami luka-luka.

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan Iran, Iraj Harirchi, dalam konferensi pers yang disiarkan oleh media pemerintah.

Serangan militer Israel dikabarkan menargetkan berbagai lokasi strategis dan permukiman di sejumlah kota besar Iran, termasuk Teheran, Isfahan, Qom, Khorramabad, dan sejumlah kawasan penting lainnya.

“Serangan ini tak hanya menewaskan warga sipil, tetapi juga merusak infrastruktur penting, termasuk fasilitas kesehatan dan lokasi sensitif negara,” ujar Harirchi.

Fasilitas Nuklir Diduga Mengalami Kebocoran

Salah satu target utama serangan adalah fasilitas nuklir di Isfahan, yang menurut laporan awal dari otoritas Iran, mengalami kebocoran berbahaya akibat ledakan.

Baca Juga  Iran Ancam Teruskan Serangan hingga Israel Hancur, IRGC: Operasi Selanjutnya Akan Lebih Dahsyat

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran komunitas internasional mengenai potensi bencana radiasi dan eskalasi ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Versi Berbeda Jumlah Korban Serangan Israel

Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia yang berbasis di luar Iran, melaporkan angka korban serangan Israel lebih tinggi. Dalam laporan yang dirilis pada Kamis (19/6), mereka mencatat 639 orang tewas dan lebih dari 1.300 orang terluka, memperlihatkan selisih yang mencolok dari data resmi pemerintah Iran.

Sementara itu, serangan balasan dari Iran terhadap wilayah Israel, termasuk peluncuran rudal dan pesawat nirawak, menyebabkan 25 warga Israel tewas dan lebih dari 2.500 orang terluka, menurut data dari otoritas Israel.

Serangkaian serangan ini menjadi eskalasi militer terbesar antara Iran dan Israel dalam dua dekade terakhir. Para analis menyebut bahwa konflik ini memiliki potensi menjalar ke kawasan lebih luas, dengan sejumlah negara mulai mengambil sikap siaga militer tinggi.