Ringkasan Berita
- Dengan pencahayaan dan angle yang tepat, hasilnya tetap estetik," ujar Yunan Fadillah, fotografer lepas asal Bandung,…
- Dalam beberapa tahun terakhir, tren konsep prewedding murah tapi mewah makin diminati pasangan muda yang ingin tampil…
- Konsep ini mengedepankan kreativitas, estetika, dan pemanfaatan ruang-ruang sederhana menjadi karya visual berkelas.
Topikseru.com – Tak harus mahal untuk tampil memukau. Dalam beberapa tahun terakhir, tren konsep prewedding murah tapi mewah makin diminati pasangan muda yang ingin tampil elegan namun tetap hemat anggaran.
Konsep ini mengedepankan kreativitas, estetika, dan pemanfaatan ruang-ruang sederhana menjadi karya visual berkelas.
Menjelang musim menikah, penyedia jasa fotografi di Jakarta, Yogyakarta, hingga Medan mulai kebanjiran klien yang ingin mengusung konsep ini. Bujet minim, hasil maksimal – itulah moto mereka.
“Kami banyak terima permintaan prewedding di rumah tua, kebun teh, stasiun lama, atau bahkan di dalam kamar kos yang ditata ulang. Dengan pencahayaan dan angle yang tepat, hasilnya tetap estetik,” ujar Yunan Fadillah, fotografer lepas asal Bandung, Rabu (25/6).
Lokasi Tak Biasa, Hasil Luar Biasa
Alih-alih menyewa studio atau terbang ke luar kota, konsep prewedding elegan dengan bujet rendah mengandalkan lokasi-lokasi gratis atau berbiaya rendah. Mulai dari taman kota, rooftop gedung, perpustakaan publik, hingga kafe lokal dengan desain unik.
Di Kota Medan, kawasan Kota Tua Kesawan, Taman Cadika Medan Johor, hingga Museum Perkebunan Indonesia di Jalan Brigjen Katamso Medan, justru menjadi latar populer.
Sementara di Yogyakarta, kebun belakang rumah dengan dekor DIY lampu hias dan kain linen sudah cukup membangun suasana intim.
“Kuncinya bukan mahalnya lokasi, tapi bagaimana mengatur warna, busana, dan narasi visual,” kata Rara Oktaviani, stylist foto asal Surabaya.
Berikut Rekomendasi Konsep Prewedding Murah Tapi Mewah
1. Monokrom Elegan di Rumah Sendiri
Gunakan interior rumah dengan nuansa netral. Padukan dengan outfit serba putih atau hitam. Tambahkan aksen bunga kering atau lilin aroma terapi.
2. Prewedding Urban Vintage di Jalur Sepeda atau Stasiun Lama
Busana formal klasik berlatar bangunan tua akan menciptakan kesan seperti film era 1950-an.
3. Prewedding di Kafe Lokal Berdesain Estetik
Beberapa kedai kopi mengizinkan sesi pemotretan dengan biaya minimum. Pilih kafe dengan desain minimalis atau industrial.
4. Konsep Piknik Garden di Taman Kota
Gunakan properti seperti tikar rotan, buah segar, dan payung putih. Efektif secara biaya dan tetap instagramable.
5. Studio DIY di Garasi Rumah
Latar polos dan permainan cahaya dari lampu belajar bisa menciptakan efek dramatis. Editing tone hangat akan menambah sentuhan mewah.
Harga Terjangkau, Nilai Sentimen Tinggi
Bagi banyak pasangan yang hendak menikah, prewedding bukan soal pamer glamor, melainkan merekam kenangan dengan cara yang paling personal.
Justru dengan lokasi yang dekat dan setting yang sederhana, banyak pasangan merasa lebih autentik dan tidak canggung selama proses pemotretan.
“Prewedding murah bukan berarti murahan. Kami justru lebih bebas mengekspresikan diri tanpa tekanan biaya,” kata Nadia dan Dimas, pasangan asal Bekasi yang melakukan sesi prewedding di halaman sekolah tempat mereka dulu bertemu.













