Medan

Prananda Surya Paloh: Tidak Ada Kata Gagal untuk Medan

×

Prananda Surya Paloh: Tidak Ada Kata Gagal untuk Medan

Sebarkan artikel ini

Dijamu Makan Siang Oleh Wali Kota Medan  

PRANANDA
BERBINCANG: Prananda Surya Paloh, Anggota DPR RI berbincang dengan Wali Kota Medan dan Ketua Partai Nasdem Kota Medan.Foto: Topiseru.com/ Dinas Kominfo Medan)

Topikseru.com, Medan – Prananda Surya Paloh, Anggota DPR RI Asal Daerah Pemilihan I Sumatera Utara, memastikan komitmennya untuk membawa berbagai aspirasi pembangunan Kota Medan ke tingkat pusat, termasuk dukungan program dan anggaran.

“Saya siap mendorong kebutuhan Kota Medan di pusat. Tidak ada kata gagal untuk Medan,” tegas Anggota Komisi I DPR RI dari Faksi Nasional Demokrat (Nasdem) saat dijamu makan siang oleh Wali Kota Medan, sekaligus bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (29/4/2026).

Pria Kelahiran Singapura, 21 September 1988 menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Ia menilai peran tokoh masyarakat sangat strategis dalam menjaga stabilitas sekaligus memperkuat pembangunan.

“Silaturahmi ini penting untuk menyatukan visi. Kita boleh berbeda, tapi untuk Medan, kita harus bersama,” ujar Deklarator Liga Mahasiswa NasDem dan Ketua Koordinasi Bidang Pemenangan Pemilu Partai Nasdem 2019-2024 ini.

Baca Juga  Peringatan May Day: 18 Ruas Jalan di Medan Ditutup Sementara, Ini Daftar Lengkap dan Rute Alternatifnya

Anak Surya Paloh ini juga memastikan komitmennya untuk membawa berbagai aspirasi pembangunan Kota Medan ke tingkat pusa. Termasuk dukungan program dan anggaran.

“Saya siap mendorong kebutuhan Kota Medan di pusat. Tidak ada kata gagal untuk Medan,” tegasnya.

Proyek Strategis Nasional di Medan

Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan berbagai proyek strategis nasional yang tengah dan akan dibangun di Kota Medan.

Dikatakan Rico Waas, saat ini Kota Medan sedang berada dalam fase percepatan pembangunan dengan hadirnya sejumlah program nasional yang dinilai akan mengubah wajah kota sekaligus pola hidup masyarakat.

“Beberapa proyek nasional di antaranya pembangunan Sekolah Rakyat yang ditargetkan rampung pada Juni mendatang dan proyek PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik) di kawasan Terjun, Medan Marelan,” kata Rico Waas.

Selain itu, dijelaskan Rico Waas proyek nasional lainnya yakni BRT Mebidang yang akan menghubungkan Medan, Binjai, dan Deli Serdang melalui sistem transportasi massal berbasis koridor.

Menurut Rico, kehadiran BRT nantinya bukan hanya soal transportasi, tetapi akan memengaruhi pergerakan ekonomi dan kebiasaan warga dalam beraktivitas, sebagaimana pengalaman kota-kota besar yang lebih dulu mengembangkan transportasi massal.

“Transportasi massal itu bukan sekadar alat pindah orang, tapi mengubah kebiasaan masyarakat dan menggerakkan ekonomi,” jelas Rico Waas.

Disamping proyek nasional, Rico Waas juga menyampaikan sejumlah program prioritas Pemko Medan. Seperti pembenahan jalan dan trotoar, serta rencana revitalisasi hampir seluruh Puskesmas di Kota Medan pada tahun ini.

“Kami menilai puskesmas perlu direvitalisasi karena puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” ujar Rico Waas.

Tak hanya itu, Rico Waas juga menyinggung penyelesaian pembangunan Stadion Teladan yang merupakan kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, dan kota.

“Kami berharap dukungan Prananda Surya Paloh dalam mengawal berbagai kebutuhan dan aspirasi Kota Medan di tingkat pusat, mulai dari persoalan pendidikan, keagamaan, rumah ibadah, hingga persoalan pertanahan,” ujar Rico Waas.

Ditegaskan Rico Waas dengan dukungan DPR RI, dirinya optimistis berbagai program pembangunan di Kota Medan dapat berjalan maksimal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Sejatinya Kota Medan akan terus berkembang dengan dukungan  semua pihak, termasuk Bang Prananda,” tutur Rico Waas.

Pertemuan silaturahmi itu pun bukan sekadar jamuan makan siang. Di tengah suasana santai, terselip optimisme besar, dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, Kota Medan akan terus tumbuh menjadi kota yang maju, inklusif, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *