Peristiwa

Evakuasi Penghuni Apartemen Mediterania Jakbar Rampung, Sinyal Darurat Lewat Baju Sempat Terjadi

×

Evakuasi Penghuni Apartemen Mediterania Jakbar Rampung, Sinyal Darurat Lewat Baju Sempat Terjadi

Sebarkan artikel ini
Apartemen Mediterania
pihak kepolisian berhasil mengevakuasi seluruh penghuni yang terdampak kebakaran di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, berhasil dievakuasi petugas pemadam kebakaran.(sumber CNN)

Topikseru.com, Jakarta – Akhirnya, pihak kepolisian berhasil mengevakuasi seluruh penghuni yang terdampak kebakaran di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, berhasil dievakuasi petugas pemadam kebakaran.

Di tengah proses penyelamatan, sempat terjadi upaya darurat dari salah satu penghuni dengan melempar baju bertuliskan pesan untuk menarik perhatian tim penyelamat.

Baca Juga  Kebakaran Apartemen Mediterania di Jakbar: 89 Penghuni Dievakuasi dan 20 Dilarikan ke RS

Sinyal Darurat dari Lantai Tinggi

Petugas Damkar Jakarta Barat, Barkah, menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk komunikasi dari penghuni yang terjebak di dalam unit apartemen.

Pesan itu dimaksudkan agar tim di bawah dapat mengetahui posisi korban dan segera memberikan bantuan.

Baca Juga  Kebakaran Landa PT Agro Jaya Perdana, Tak Ada Korban Jiwa

Baju lengan panjang berwarna kuning yang dilempar berisi tulisan penanda lokasi unit serta keberadaan penghuni, termasuk seorang bayi.

Prioritas Utama Penyelamatan Jiwa

Dalam penanganan kebakaran, tim pemadam menempatkan keselamatan manusia sebagai prioritas utama sebelum melakukan pemadaman api.

Proses evakuasi dilakukan cepat untuk menghindari dampak paparan asap yang berisiko fatal bagi penghuni.

Beberapa warga sempat bertahan di dalam unit karena merasa masih dapat bernapas, terutama penghuni lanjut usia.

Lansia Sempat Menolak Dievakuasi

Sejumlah lansia enggan meninggalkan unit karena merasa kondisi masih aman
Petugas tidak langsung memaksa evakuasi
Keluarga membantu membujuk agar bersedia turun

Dengan pendekatan persuasif dan bantuan keluarga, seluruh penghuni akhirnya berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa.

Penghuni dengan Bayi Berhasil Diselamatkan

Pesan pada baju yang dilempar mengindikasikan keberadaan satu orang dewasa bersama dua bayi di salah satu unit lantai atas.

Setelah ditelusuri, tim segera melakukan penyelamatan dan memastikan seluruh penghuni di unit tersebut dalam kondisi selamat.

Petugas juga terus memperbarui data di posko informasi untuk memastikan tidak ada penghuni yang tertinggal di dalam gedung.

Posko Informasi Jadi Pusat Pelaporan

Penghuni yang telah dievakuasi diarahkan menuju posko untuk melaporkan anggota keluarga atau kenalan yang masih belum ditemukan.

Langkah ini membantu tim mempercepat proses pendataan sekaligus memastikan seluruh penghuni telah keluar dari area berbahaya.

Kebakaran Apartemen Mediterania di Jakbar: 89 Penghuni Dievakuasi dan 20 Dilarikan ke RS

Kebakaran Apartemen Mediterania
Pihak kepolisian mengungkap awal kemunculan api di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat (Jakbar). Api muncul dari panel listrik di basement. (Andhika Prasetia/detikFoto)

Pihak kepolisian mengungkap awal kemunculan api di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat (Jakbar). Api muncul dari panel listrik di basement.

“Kami menerima informasi awal dari petugas sekuriti setempat bahwa sumber api berasal dari panel listrik di basement,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Twedi Aditya, Kamis (30/2026).

Baca Juga  Kebakaran Landa PT Agro Jaya Perdana, Tak Ada Korban Jiwa

Dia mengatakan api bisa cepat dipadamkan. Tetapi, menurut dia, asap telanjur mengepul hingga masuk ke lantai atas.

“Perlu kami sampaikan bahwa tidak ada api yang langsung menyentuh unit hunian. Kami juga memohon maaf karena di media sosial beredar foto yang menggambarkan seolah-olah unit terbakar dan jendela hangus. Kami tegaskan tidak ada satu pun unit yang terdampak langsung oleh api,” ucapnya.

Baca Juga  Sidang Kasus Kebakaran Ruko Terra Drone Berlanjut, 22 Orang Tewas

Asap tersebut naik hingga lantai 33. Dia mengatakan kondisi udara di setiap lantai mulai membaik dan asap sudah tidak terlihat.

“Untuk proses evakuasi, hingga saat ini masih terus berlangsung dan jumlahnya masih bertambah. Belum dapat dipastikan kapan evakuasi akan selesai, mengingat bangunan ini memiliki 35 lantai,” tuturnya.

Sejumlah Penghuni Sesak Napas

Sebelumnya, pengelola mengatakan tidak ada korban jiwa akibat kebakaran di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakbar. Namun sejumlah penghuni mengalami sesak napas.

“Jadi korban jiwa tidak ada. Paling memang karena ada banyak asap saja, jadi agak sesak napas. Korban jiwa saat ini nggak ada,” kata Manajer Apartemen Tower C, Anggi.

Dia mengatakan kebakaran diketahui dari sistem proteksi apartemen. Pihaknya kemudian menuju lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman.

“Kebetulan tim damkar kan ada di seberang kami ya. Nah, lalu kami lakukan pemadaman sesuai dengan SOP kami. Nah, saat ini sebenarnya adalah tingkat evakuasi saja,” jelasnya.

89 Penghuni Apartemen di Jakbar Dievakuasi Imbas Kebakaran, 20 Dilarikan ke RS

Sebanyak 89 penghuni Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat (Jakbar), dievakuasi imbas kebakaran. Sampai saat ini, evakuasi masih terus dilakukan.

“Data sementara mencatat sebanyak 89 orang telah berhasil dievakuasi keluar dari apartemen. Namun kami masih membutuhkan data tambahan dari paguyuban penghuni, khususnya bagi warga yang sudah keluar lebih dulu sejak pagi hari,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Twedi Aditya, Kamis (30/4/2026).

Pihaknya berkoordinasi dengan manajemen apartemen serta komunitas penghuni apartemen. Saat ini, fokus utama adalah proses evakuasi penghuni.

“Terkait penyebab kebakaran, saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Fokus utama kami saat ini adalah proses evakuasi,” jelasnya.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, ada 20 orang yang dilarikan ke rumah sakit. Mereka dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sesak nafas.

“Terkait kondisi kesehatan, terdapat beberapa penghuni yang mengalami sesak napas dan telah dirujuk ke rumah sakit oleh PMI dan petugas kesehatan. Sekitar 20 orang telah dibawa ke sejumlah rumah sakit, antara lain RS Royal Taruma, RS Pelni, RS Siloam Kebon Jeruk, dan RS Tarakan,” ucapnya.

Terdapat 20 orang yang saat ini masih berada di lantai atas. Mereka memilih tidak turun karena dirasa situasi sudah aman dan udara cukup bersih.

“Berdasarkan laporan sementara, masih terdapat sekitar 20 orang yang berada di dalam unit di lantai atas. Sebagian dari mereka memilih tidak turun karena kondisi di unit dinilai sudah aman dan udara cukup bersih. Selain itu, lift tidak dapat digunakan, sehingga akses evakuasi hanya melalui tangga darurat,” pungkasnya.

Sebelumnya, pengelola mengatakan tidak ada korban jiwa akibat kebakaran di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakbar. Namun sejumlah penghuni mengalami sesak napas.

“Jadi korban jiwa tidak ada. Paling memang karena ada banyak asap saja, jadi agak sesak napas. Korban jiwa saat ini nggak ada,” kata Manajer Apartemen Tower C, Anggi.

Dia mengatakan kebakaran diketahui dari sistem proteksi apartemen. Pihaknya kemudian menuju lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman.

“Kebetulan tim damkar kan ada di seberang kami ya. Nah, lalu kami lakukan pemadaman sesuai dengan SOP kami. Nah, saat ini sebenarnya adalah tingkat evakuasi saja,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *