Peristiwa

Keluarga Santri Korban Pembakaran di Lombok Tengah Terpaksa Berutang Demi Biaya Pengobatan

×

Keluarga Santri Korban Pembakaran di Lombok Tengah Terpaksa Berutang Demi Biaya Pengobatan

Sebarkan artikel ini
pengakuan korban santri dibakar
Pengakuan korban santri dibakar di Lombok Tengah mengungkap detik-detik saat dirinya bersama dua rekannya terjebak di dalam ruangan sebelum mengalami luka bakar serius. (Sumber: Instagram beritaterkinismr l)

Topikseru.com – Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, keluarga Sahid Al Hudri kini menghadapi persoalan lain, yakni biaya pengobatan yang terus membengkak.

Bibi korban, Nurul Hidayah, mengatakan keluarga harus mencari pinjaman ke berbagai pihak demi membiayai perawatan Sahid yang mengalami luka bakar serius.

Menurutnya, biaya pengobatan telah mencapai puluhan juta rupiah.

Nurul juga menyebut keluarga sempat meminta pertanggungjawaban kepada pihak pondok pesantren terkait biaya perawatan korban.

Namun, menurut pengakuannya, pihak pondok menyatakan tidak dapat menanggung biaya tersebut.

Pernyataan itu membuat keluarga memutuskan menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan kelalaian dan penganiayaan ke aparat kepolisian.

Di sisi lain, Ketua LPA Mataram Joko Jumadi mengakui sistem pelaporan kasus kekerasan anak di lingkungan pendidikan berasrama masih memiliki banyak celah sehingga sejumlah kasus terlambat terungkap.

Polres Lombok Tengah kini mulai melakukan pemeriksaan saksi setelah laporan resmi diterima dari keluarga korban.

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Punguan Hutahaean menyebut proses pemeriksaan telah dimulai.

“Mulai melakukan pemeriksaan saksi,” ujarnya.

Kasus ini terus menjadi perhatian publik setelah video kondisi korban beredar luas di media sosial dan memunculkan tuntutan agar proses hukum dilakukan secara transparan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *