Sumut

Geger Kuburan di Simalungun Dibongkar, Warga Temukan Ada Jenazah Tergeletak Berjarak 15 Meter

×

Geger Kuburan di Simalungun Dibongkar, Warga Temukan Ada Jenazah Tergeletak Berjarak 15 Meter

Sebarkan artikel ini
kuburan dibongkar Simalungun
Salah satu kuburan TPU di Huta II Nagori, Kecamatan Siantar, dibongkar orang tidak dikenal

Topikseru.com, Simalungun – Warga Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, digegerkan dengan peristiwa pembongkaran Kuburan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Huta II Nagori, Minggu (3/5/2026).

Peristiwa ini menjadi perhatian setelah jenazah yang seharusnya berada di dalam makam justru ditemukan tergeletak sekitar 15 meter dari lokasi kuburan yang telah dibongkar oleh orang tidak dikenal.

Kapolsek Gunung Malela dari Polres Simalungun, AKP Hengky B Siahaan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan, kasus ini pertama kali diketahui oleh penjaga TPU Muslim bernama Bambang.

“Saksi menemukan jenazah dalam posisi terlentang berjarak sekitar 15 meter dari kuburan yang dibongkar. Kami mendapat informasi dari masyarakat sekitar,” ujar Hengky.

Identitas Jenazah Terungkap

Setelah dilakukan penyelidikan awal, polisi memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan Muhammad Yatim (84), warga Cempaka Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Berdasarkan keterangan warga, almarhum diketahui baru dimakamkan beberapa waktu lalu, tepatnya pada Selasa, 24 Maret 2026.

Jenazah Dimakamkan Kembali

Meski kejadian ini tergolong tidak biasa dan mengundang tanda tanya, pihak keluarga memilih untuk tidak melaporkan kasus tersebut secara resmi kepada kepolisian.

Keluarga korban meminta agar jenazah segera dimakamkan kembali sesuai syariat Islam. Proses pemakaman ulang pun dilakukan dengan melibatkan warga sekitar, perangkat desa, serta aparat kepolisian.

“Jenazah sudah dikuburkan kembali dengan bantuan masyarakat dan aparat setempat,” jelas Hengky.

Polisi Selidiki Motif Pelaku

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif di balik aksi pembongkaran kuburan tersebut.

Belum diketahui apakah tindakan ini berkaitan dengan unsur kriminal, ritual tertentu, atau faktor lainnya.

“Kami masih mendalami motif pembongkaran kuburan ini,” pungkas Hengky.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *