Banjir kini menggenangi 15 kecamatan, yaitu:
- Tanjung Morawa
- Deli Tua
- Sunggal
- Namorambe
- Hamparan Perak
- Bangun Purba
- Percut Sei Tuan
- Sibolangit
- Lubuk Pakam
- Beringin
- Batang Kuis
- Patumbak
- Galang
- Pantai Labu
- Pancur Batu
Petugas gabungan dari BPBD Deli Serdang, TNI, dan Polri masih berjibaku melakukan evakuasi serta pemantauan di lokasi titik banjir.
Deli Serdang Ditetapkan Tanggap Darurat 14 Hari
Melihat skala kerusakan dan tingginya jumlah warga terdampak, Pemkab Deli Serdang menetapkan status Tanggap Darurat Banjir dan Tanah Longsor.
Penetapan ini berdasarkan SK Bupati Deli Serdang No. 613 Tahun 2025, yang berlaku mulai 27 November hingga 10 Desember 2025.
“Status tanggap darurat berlaku selama 14 hari untuk mempercepat penanganan bencana,” kata Anwar.
Daftar Korban Meninggal Dunia
Dari Kecamatan Sunggal:
- Henri Parsaoran Matanari (55) – Perum Subsidi Jokowi, Desa Tanjung Gusta
- Sumiati Reselina br Hutasoit (51) – Perum Subsidi Jokowi, Desa Tanjung Gusta
- Edi Erizal Nasution (70) – Jalan Stasiun No. 40, Desa Lalang
- Raden Sugiarto (72) – Komplek Abdul Hamid, Desa Medan Krio
- Cahaya Khairani Pohan (70) – Komplek Abdul Hamid, Desa Medan Krio
- Dari Kecamatan Hamparan Perak:
- Perempuan tanpa identitas, Perum Pondok Permata Biru
- Darussalam (85) – Dusun XIX, Desa Klambir 5 Kebun
- Sugianto (57) – Dusun VIII-1, Desa Paya Bakung
Empat Warga Masih Hilang
Hingga kini, empat warga belum ditemukan setelah terseret arus deras:
- Doni Andrean (27) – Gang Amal, Desa Klumpang, Hamparan Perak
- Anto (53) – Dusun V Kalirejo, Desa Sei Semayang
- Rizki (27) – Dusun V Kalirejo, Desa Sei Semayang
- Aziz (20) – Dusun V Kalirejo, Desa Sei Semayang
Petugas gabungan terus melakukan pencarian di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban.












