Daerah

Bentrok Warga vs Ormas di Medan Area, Satu Korban Luka Akibat Diduga Sabetan Sajam

×

Bentrok Warga vs Ormas di Medan Area, Satu Korban Luka Akibat Diduga Sabetan Sajam

Sebarkan artikel ini
Bentrok
Benny Sihaloho (43) terluka di bagian dagu saat bentrokan antara ormas dan warga di Jalan Garuda, Medan Area, Minggu (5/10/2025). Ia diduga diserang saat berusaha menenangkan massa. Polisi masih menyelidiki kejadian tersebut. Foto: Istimewa

Ringkasan Berita

  • Seorang warga bernama Benny Sihaloho (43) mengalami luka di bagian dagu akibat diduga sabetan benda tajam saat mencob…
  • Insiden terjadi di lingkungan padat penduduk dekat Pajak Garuda dan terekam dalam sejumlah unggahan video serta foto …
  • Berawal dari Konvoi Ormas dan Aksi Geber Motor Informasi warga menyebutkan bentrokan dipicu konvoi anggota Pemuda Pan…

Topikseru.com – Fakta baru mencuat setelah bentrokan antara warga dan rombongan ormas di Jalan Garuda, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Area, Minggu (5/10/2025).

Seorang warga bernama Benny Sihaloho (43) mengalami luka di bagian dagu akibat diduga sabetan benda tajam saat mencoba meredam keributan.

Insiden terjadi di lingkungan padat penduduk dekat Pajak Garuda dan terekam dalam sejumlah unggahan video serta foto yang viral di media sosial.

Berawal dari Konvoi Ormas dan Aksi Geber Motor

Informasi warga menyebutkan bentrokan dipicu konvoi anggota Pemuda Pancasila (PP) usai menghadiri pelantikan di Medan Denai.

Rombongan melintas sambil menggeber-geber motor dan memicu kemarahan warga yang merasa terganggu.

Beberapa warga dikabarkan sempat menegur bahkan melempar ke arah rombongan. Massa ormas diduga kembali dengan jumlah lebih banyak, sehingga adu lempar batu pun tidak terhindarkan.

Situasi di kawasan Pajak Garuda memanas sebelum aparat Polsek Medan Area datang melerai kedua pihak.

Korban Luka Akibat Diduga Sabetan Sajam

Benny Sihaloho menjadi korban ketika mencoba menenangkan massa yang berseteru. Ia mengalami luka di bagian dagu.

“Saya cuma menenangkan warga biar jangan ribut. Tapi tiba-tiba saya kena pukul dan luka di dagu,” ujar Benny.

Baca Juga  Bentrokan Ormas di Jalan Garuda Medan Area, Dua Warga Luka dan Lapak Pasar Rusak: Polisi Pastikan Kondisi Sudah Aman

Dia mengaku sempat dipukul tiga orang yang disebut membawa celurit, pisau kecil, dan batu.

Warga sekitar menguatkan dugaan bahwa sejumlah anggota ormas membawa senjata tajam. Namun polisi belum memastikan secara resmi keterlibatan senjata tajam dalam bentrokan itu.

Polisi: Berawal dari Gesekan, Belum Ada yang Diamankan

Kapolsek Medan Area, Kompol Dwi Himawan Chandra, menyatakan konflik dipicu gesekan saat rombongan ormas melintas di Jalan Garuda.

“Terjadi gesekan dengan warga setempat sehingga terjadi aksi saling serang,” ujarnya.

Sejauh ini belum ada pihak yang diamankan. Polisi masih mengidentifikasi pelaku dan menelusuri dugaan penggunaan senjata tajam.

“Kami masih lakukan penyelidikan dan pendalaman. Saat ini situasi sudah aman dan kondusif,” kata Dwi Himawan.

Warga Minta Patroli Rutin dan Pengawasan Kegiatan Ormas

Pasca-insiden, warga meminta aparat meningkatkan patroli dan pengawasan terhadap kegiatan ormas di kawasan Mandala dan Pajak Garuda.

“Warga takut kalau ada balasan. Kami ingin situasi aman. Jangan sampai yang tidak tahu apa-apa jadi korban,” ujar seorang tokoh lingkungan.

Pihak kelurahan dan tokoh masyarakat telah berkoordinasi dengan polisi untuk memantau aktivitas massa ormas di wilayah padat penduduk.

Kapolsek mengimbau agar konvoi kendaraan tidak dilakukan dengan cara yang memancing reaksi negatif warga.

Kondisi Terkini: Aktivitas Mulai Normal

Pada Senin (6/10/2025) pagi, aktivitas warga dan pedagang di Pajak Garuda mulai kembali normal.

Meski begitu, masih tampak sisa kerusakan di beberapa titik. Polisi tetap melakukan patroli untuk mencegah bentrokan lanjutan.