BursaEkonomi dan Bisnis

Rupiah Spot Menguat 0,05% di Level Rp16.565 Per Dolar AS di Perdagangan Selasa (14/10/2025) Pagi Ini

×

Rupiah Spot Menguat 0,05% di Level Rp16.565 Per Dolar AS di Perdagangan Selasa (14/10/2025) Pagi Ini

Sebarkan artikel ini
Rupiah Spot
rupiah spot dibuka menguat berada di level Rp16.565 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,05% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.573 per dolar AS.

Ringkasan Berita

  • Pukul 09.08 WIB rupiah spot dibuka menguat berada di level Rp16.565 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,05% dar…
  • Untuk perdagangan Selasa (14/10/2025), Lukman memperkirakan sentimen pasar berpotensi membaik seiring dengan meredany…
  • Di Asia, mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS pagi ini.

Topikseru.com – Pada perdagangan Selasa (14/10/2025) pagi. Pukul 09.08 WIB rupiah spot dibuka menguat berada di level Rp16.565 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,05% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.573 per dolar AS.

Di Asia, mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS pagi ini. Dolar Taiwan mencatat kenaikan terbesar yakn 0,07%, disusul baht Thailand yang naik 0,05%.

Rupiah naik 0,05%, dolar Hong Kong naik 0,04%, pesso Filipina naik 0,04%, ringgit Malaysia naik 0,03%, dan dolar Singapura yang naik 0,02% terhadap dolar AS.

Sedangkan mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS pagi ini. Yen Jepang melemah 0,11%, won Korea melemah 0,08% dan yuan China melemah 0,05%.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 99,26, tak berubah dari sehari sebelumnya yang ada di 99,26.

Baca Juga  Rupiah Spot Melemah 0,13% Berada di Level Rp16.589 Per Dolar AS Siang Ini

Analis Pasar: Rupiah akan Bergerak di Kisaran Rp16.500–Rp16.650 Per Dolar AS

Pada perdagangan Senin (13/10/2025) rupiah spot bergerak terbatas terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup melemah tipis 0,02% ke level Rp 16.573 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jisdor Bank Indonesia (BI) mencatat penguatan tipis 0,03% ke posisi Rp16.580 per dolar AS dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah melemah tipis terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off oleh kekhawatiran eskalasi perang dagang.

“Namun, data perdagangan Tiongkok yang lebih kuat dari perkiraan mendukung rupiah dan mata uang regional,” terangnya.

Untuk perdagangan Selasa (14/10/2025), Lukman memperkirakan sentimen pasar berpotensi membaik seiring dengan meredanya retorika keras Presiden AS Donald Trump.

Pelonggaran sikap Trump dapat menjadi katalis positif bagi rupiah dan mata uang negara berkembang lainnya.

Adapun dengan absennya data-data ekonomi penting, baik dari internal maupun eksternal, Lukman memperkirakan rupiah akan berkonsolidasi dengan potensi menguat terbatas.

Lukman memproyeksikan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 16.500–Rp 16.650 per dolar AS pada perdagangan Selasa (14/10/2025).