Ringkasan Berita
- Agenda tahunan tersebut berlangsung selama dua hari, Jumat – Sabtu, di Lapangan Barosokai, Kecamatan Medan Area, Meda…
- Festival ini menjadi wadah bagi generasi muda serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memamerkan i…
- Meriah, Pameran UMKM hingga Stand Up Comedy Pantauan di lokasi menunjukkan atmosfer meriah dengan ragam kegiatan, mul…
Topikseru.com – Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) resmi membuka Festival Kreativitas Pemuda dan UMKM dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97.
Agenda tahunan tersebut berlangsung selama dua hari, Jumat – Sabtu, di Lapangan Barosokai, Kecamatan Medan Area, Medan, Sumatera Utara.
Festival ini menjadi wadah bagi generasi muda serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memamerkan inovasi, karya kreatif, serta produk unggulan yang berpotensi memperluas jaringan pasar.
Meriah, Pameran UMKM hingga Stand Up Comedy
Pantauan di lokasi menunjukkan atmosfer meriah dengan ragam kegiatan, mulai dari pameran produk UMKM, pertunjukan seni, talkshow, hingga penampilan stand up comedy.
Sejumlah bazar dari berbagai kecamatan turut berpartisipasi, menghadirkan produk lokal dan akulturasi kreativitas anak muda dari komunitas-komunitas kota Medan.
Wali Kota Medan Rico Waas turut hadir. Dalam sambutannya dia mendorong generasi muda terlibat lebih aktif dalam ekosistem ekonomi kreatif.
Ruang Ekspresi dan Kolaborasi Anak Muda
Lurah Kota Matsum II, Sarimah Pulungan, menilai festival ini memberikan ruang alternatif yang positif bagi anak muda untuk mengekspresikan bakat, meningkatkan kepercayaan diri, hingga membangun jejaring.
“Festival ini memberi kesempatan anak muda untuk mengekspresikan diri dan menyalurkan kreativitas secara positif,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kegiatan ini berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
“UMKM semakin terkenal di masyarakat. Kami ingin anak muda dan pelaku usaha kecil berkolaborasi, sehingga ekonomi kreatif Medan semakin tumbuh,” tambahnya.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif
Festival ini juga menjadi strategi pemulihan ekonomi melalui peningkatan exposure pelaku usaha kecil di tengah kompetisi pasar digital.
Pemerintah kota berharap ekosistem kreatif berbasis komunitas dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah.







