BursaEkonomi dan Bisnis

Rupiah Spot Melemah 0,19% di Level Rp16.709 Per Dolar AS Pagi Ini

×

Rupiah Spot Melemah 0,19% di Level Rp16.709 Per Dolar AS Pagi Ini

Sebarkan artikel ini
rupiah spot
rupiah spot melemah 0,19% dibanding penutupan pada hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.676 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia.

Ringkasan Berita

  • Selasa (4/11/2025) rupiah spot dibuka melemah di level Rp 16.709 per dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot.
  • Ini membuat rupiah spot melemah 0,19% dibanding penutupan pada hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.676 per dol…
  • Hingga pukul 09.00 WIB, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,56%.

Topikseru.com – Pada awal perdagangan hari ini. Selasa (4/11/2025) rupiah spot dibuka melemah di level Rp 16.709 per dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot.

Ini membuat rupiah spot melemah 0,19% dibanding penutupan pada hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.676 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia.

Hingga pukul 09.00 WIB, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,56%. Disusul, dolar Taiwan yang anjlok 0,29%.

Selanjutnya, baht Thailand yang turun 0,18% dan ringgit Malaysia terkoreksi 0,16%. Lalu ada dolar Singapura yang tertekan 0,1%.

Berikutnya ada yen Jepang terdepresiasi 0,07% dan yuan China terkoreksi 0,04%. Diikuti, dolar Hongkong yang melemah tipis 0,02%.

Sementara itu, peso Filipina menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang menguat setelah naik 0,09% terhadap the greenback.

Baca Juga  Analis Mata Uang Doo Financial Futures: Rupiah Berpotensi Melemah Setelah Pergantian Sri Mulyani

Analis Pasar: Rupiah Spot akan Bergerak di Kisaran Rp16.600-Rp16.750 Per Dolar AS

Rupiah Spot
mengacu kurs Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah ditutup di level Rp 16.664 per dolar AS. Di level ini, rupiah melemah 0,23% dari perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (3/11/2025) kurs rupiah masih melemah di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan ini.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah spot ditutup melemah 0,27% dari perdagangan sebelumnya ke posisi Rp 16.676 per dolar AS.

Sementara, mengacu kurs Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah ditutup di level Rp 16.664 per dolar AS. Di level ini, rupiah melemah 0,23% dari perdagangan sebelumnya.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, pelemahan rupiah dipicu oleh penguatan dolar AS dan prospek pemangkasan suku bunga oleh BI.

“Data perdagangan Indonesia bulan September yang dirilis siang ini lebih kuat dari perkiraan, namun tidak mampu mendukung rupiah,” imbuhnya.

Adapun untuk perdagangan Selasa (4/11/2025), Lukman melihat terdapat sentimen eksternal dan internal yang dapat menggerakkan mata uang Garuda.

Pasalnya, dolar AS masih terus menguat oleh kesepakatan baru AS-China. Sementara dari domestik, rupiah masih tertekan oleh prospek kebijakan longgar BI dan pemerintah.

“Apabila data aktivitas manufaktur AS naik, dolar AS masih berpotensi kembali menguat,” ujar Lukman.

Oleh karena itu, Lukman memprediksi rupiah spot akan bergerak di kisaran Rp 16.600-Rp 16.750 per dolar AS pada Selasa (4/11/2025).