BursaEkonomi dan Bisnis

Rupiah Spot Melemah Tipis 0,03% Dibuka di Level Rp16.706 Per Dolar AS

×

Rupiah Spot Melemah Tipis 0,03% Dibuka di Level Rp16.706 Per Dolar AS

Sebarkan artikel ini
rupiah spot melemah tipis 0,03% dibanding penutupan pada hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.701 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia.

Topikseru.com – Pada awal perdagangan hari ini. Jumat (7/11/2025) rupiah spot di pasar spot dibuka melemah tipis dibuka di level Rp 16.706 per dolar Amerika Serikat (AS).

Baca Juga  Analis Pasar: Rupiah Spot Bakal Melemah Direntang Rp16.710–Rp16.760 Per Dolar AS

Ini membuat rupiah spot melemah tipis 0,03% dibanding penutupan pada hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.701 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia.

Hingga pukul 09.00 WIB, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,34%. Disusul, peso Filipina yang turun 0,2%.

Baca Juga  Analis Pasar: Rupiah Spot akan Berkonsolidasi dengan Potensi Menguat Terbatas dengan Rentang Rp16.650-Rp16.750 Per Dolar AS

Selanjutnya ada dolar Taiwan yang terkoreksi 0,15% dan dolar Singapura yang tertekan 0,07%. Lalu ada yen Jepang yang terkikis 0,03%.

Berikutnya, yuan China turun 0,01% dan baht Thailand melemah tipis 0,006% terhadap the greenback.

Sementara itu, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,24%.

Lalu ada dolar Hongkong yang terlihat menguat tipis 0,009% pada pagi ini.

Analis Pasar: Rupiah Spot akan Berkonsolidasi dengan Potensi Menguat Terbatas dengan Rentang Rp16.650-Rp16.750 Per Dolar AS

Rupiah Spot
rupiah spot berhasil menguat hingga penutupan perdagangan hari ini. Melansir Bloomberg, rupiah spot ditutup di level Rp 16.701 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pada perdagangan Kamis (6/11/2025) rupiah spot berhasil menguat hingga penutupan perdagangan hari ini. Melansir Bloomberg, rupiah spot ditutup di level Rp 16.701 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah menguat 0,10% dibanding penutupan hari sebelumnya yang sebesar Rp 16.717 per dolar AS.

Sementara itu, pergerakan Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) juga menguat sejalan dengan rupiah spot.

Yang mana per hari ini ada di level Rp 16.707 per dolar AS, menguat 0,13% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.729 per dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut penguatan Rupiah terhadap dolar AS hari ini disebabkan oleh faktor pelemahan dolar AS di tengah sentimen ekspektasi pembatalan kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

“Rupiah menguat terhadap dolar AS yang melemah di tengah sentimen risk on okeh harapan pembatalan kebijakan tarif Trump oleh Mahkamah Agung AS. Data PDB yang lebih kuat kemarin juga masih mendukung rupiah,” jelas Lukman.

Mengenai sentimen pergerakan Rupiah pada Jumat (7/11/2025), Lukman memproyeksi data ekonomi AS diperkirakan masih akan absen di tengah shutdown. Sementara itu, dari sisi domestik investor menantikan data cadangan devisa.

Lukman memproyeksi, rupiah akan berkonsolidasi dengan potensi menguat terbatas, dengan rentang Rp 16.650 – Rp 16.750 per dolar AS pada Jumat (7/11/2025).