DaerahNews

Polsek Kotarih Evakuasi Jenazah Wanita yang Hilang 37 Hari dari Sungai Buaya

×

Polsek Kotarih Evakuasi Jenazah Wanita yang Hilang 37 Hari dari Sungai Buaya

Sebarkan artikel ini

Ringkasan Berita

  • Korban sebelumnya telah hilang sejak 37 hari yang lalu.
  • Kapolsek Kotarih Iptu Mula Purba mengatakan pihaknya bersama Tim Inafis Polres Serdang Bedagai melakukan olah tempat …
  • Iptu Mula Purba menjelaskan jenazah korban pertama kali ditemukan oleh warga bernama Sugianto Ginting (48) dan Prenkl…

TOPIKSERU.COM, SERGAIPolsek Kotarih, Polres Serdang Bedagai, mengevakuasi jenazah seorang wanita inisial RS (51) dari Sungai Buaya di Dusun 8 Pagar Gunung, Desa Mabar, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (26/6).

Korban sebelumnya telah hilang sejak 37 hari yang lalu.

Kapolsek Kotarih Iptu Mula Purba mengatakan pihaknya bersama Tim Inafis Polres Serdang Bedagai melakukan olah tempat kejadian (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban.

“Proses olah TKP dan evakuasi dipimpin Wakapolsek Ipda Brimen bersama Tim Inafis, Koramil Bangun Purba dan warga setempat,” kata Iptu Mula Purba.

Iptu Mula Purba menjelaskan jenazah korban pertama kali ditemukan oleh warga bernama Sugianto Ginting (48) dan Prenklin Damanik (15) sekitar pukul 19.30 WIB.

Saat itu para saksi sedang menjala ikan dan mencium aroma tak sedap, setelah mereka cek ternyata ada mayat manusia.

Baca Juga  Mayat Pria dengan Luka di Kepala Ditemukan di Tol Marelan

“Saksi mencium aroma bau menyengat kemudian mendekati ternyata mayat manusia,” ujar Iptu Mula.

Atas penemuan tersebut, paras saksi selanjutnya menyampaikan kepada warga lain dan kepada Kades Pamah Antonius Silangit.

Antonius kemudian melanjutkan laporan tersebut ke Polsek Kotarih. Petugas yang mendapat laporan langsung turun ke lokasi kejadian.

Tim Inafis bersama Polsek Kotarih, Koramil Bangun Purba dan warga, melakukan pemeriksaan pada tubuh korban.

“Kondisi fisik luar korban telah lebam memutih akibat terlalu lama terendam air dan sudah mulai melepuh serta sebagian sudah tinggal tulang,” kata Iptu Mula Purba.

Situasi alam yang ekstrem membuat proses evakuasi menuju Desa Pamah dengan menyeberangi sungai dari wilayah Kabupaten Deli Serdang.

Pihak keluarga yang telah menunggu kemudian melakukan pemeriksaan jenazah dan mengenali korban melalui pakaian yang dia kenakan.

Sebelumnya, pihak keluarga telah melaporkan kehilangan korban ke Polsek Kotarih.

“Pihak keluarga sebelumnya melaporkan kehilangan korban ke Polsek Kotarih sejak tanggal 20 Mei 2024 saat dia menuju ke perladangan. Warga setempat telah berupaya mencari selama dua minggu, tetapi belum membuahkan hasil,” pungkasnya.(Cr1/topikseru.com)