Daerah

BMKG Peringatkan Hujan Sedang Picu Banjir dan Longsor di Sumut 19 Februari, Gelombang Laut Capai 2,5 Meter

×

BMKG Peringatkan Hujan Sedang Picu Banjir dan Longsor di Sumut 19 Februari, Gelombang Laut Capai 2,5 Meter

Sebarkan artikel ini
BMKG Sumut 19 Februari
Prakirawan BBMKG WIlayah I Lestari Irine Purba memaparkan prakiraan cuaca Sumatera Utara untuk Kamis

Ringkasan Berita

  • Peringatan itu disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan.
  • Secara umum, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara bergerak dari Timur Laut hingga Timur dengan kecepatan 5 – …
  • Sementara di bagian selatan bergerak dari Barat hingga Barat Laut dengan kecepatan 6 – 30 knot.

Topikseru.com, MedanBMKG mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi hujan intensitas sedang di kawasan pegunungan dan pesisir Sumatera Utara pada Kamis (19/2) yang berisiko memicu banjir dan longsor. Gelombang laut di sejumlah perairan juga diprakirakan mencapai 2,5 meter hingga 20 Februari 2026.

Peringatan itu disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan.

Prakirawan BMKG Wilayah I, Lestari Irine Purba, mengatakan potensi hujan dengan intensitas sedang perlu diwaspadai terutama di wilayah pegunungan dan lereng.

“Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang di pegunungan, pesisir barat, pesisir timur, lereng barat, dan lereng timur Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor,” ujarnya di Medan, Rabu (18/2/2026).

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara 19 Februari

Secara umum, cuaca di wilayah Sumatera Utara pada Kamis (19/2) diprediksi didominasi hujan ringan hingga sedang.

Pagi Hari

Hujan ringan berpotensi terjadi di:

  • Serdang Bedagai
  • Deli Serdang
  • Simalungun
  • Binjai
  • Langkat
  • Nias Selatan
  • Medan
  • Tebing Tinggi
  • Batu Bara

Siang hingga Sore

Hujan ringan diprakirakan meluas ke sejumlah daerah seperti:
Padanglawas Utara, Samosir, Simalungun, Serdang Bedagai, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Labuhanbatu Utara, Langkat, Nias Selatan, Toba, Padang Lawas, Medan, Pematangsiantar, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Asahan, Batu Bara, Dairi, Deli Serdang, Karo dan Binjai.

Malam Hari

Hujan ringan hingga sedang diprediksi terjadi hampir merata di seluruh wilayah.

Wilayah yang berpotensi mengalami hujan intensitas sedang antara lain: Samosir, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Labuhanbatu Utara, Langkat, Deli Serdang dan Karo.

Baca Juga  Lapas Kelas I Medan Bekali Warga Binaan Keterampilan Menjahit

Dini Hari

Hujan ringan diprakirakan terjadi di Padanglawas Utara, Samosir, Simalungun, Tapanuli Utara, Labuhanbatu Utara, Mandailing Natal, Padangsidimpuan, Asahan, Batu Bara, Humbang Hasundutan dan Toba.

Suhu, Kelembaban, dan Angin

BMKG memprakirakan suhu udara berkisar antara 14 hingga 31 derajat Celcius, dengan kelembaban 74 hingga 100 persen.

Angin bertiup dari arah Utara hingga Timur dengan kecepatan 4–12 km per jam.

Secara umum, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara bergerak dari Timur Laut hingga Timur dengan kecepatan 5 – 30 knot. Sementara di bagian selatan bergerak dari Barat hingga Barat Laut dengan kecepatan 6 – 30 knot.

Gelombang Laut Sumut Capai 2,5 Meter

Sementara itu, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Christen Marpaung, menyebutkan sejumlah perairan Sumatera Utara berpotensi dilanda gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter pada 18 – 20 Februari 2026.

Gelombang tersebut berpotensi terjadi di:

  • Perairan Barat Sumatera Utara
  • Perairan Barat Kepulauan Nias
  • Perairan Barat Kepulauan Batu
  • Perairan Timur Kepulauan Nias
  • Perairan Kepulauan Batu
  • Samudra Hindia barat Kepulauan Nias

Kondisi ini dinilai berisiko bagi keselamatan pelayaran, khususnya:

  • Perahu nelayan jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter
  • Kapal tongkang jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter

Masyarakat pesisir dan nelayan diimbau untuk memantau perkembangan informasi cuaca sebelum melaut.

Imbauan BMKG: Waspada Bencana Hidrometeorologi

BMKG meminta masyarakat, terutama yang berada di wilayah pegunungan, lereng, dan bantaran sungai di Sumatera Utara, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, longsor, dan genangan.

Cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir dinilai meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah dengan kontur tanah labil dan sistem drainase yang kurang optimal.