- Zaskia Adya Mecca membagikan pengalaman mencekam saat berada di Masjid Al-Aqsa ketika terjadi serangan rudal di kawasan tersebut.
- Ia menyampaikan kritik terhadap eskalasi konflik Iran–Israel dan kembali menegaskan dukungannya untuk Palestina.
Topikseru.com – Aktris Zaskia Adya Mecca menyampaikan kegelisahannya atas eskalasi konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.
Melalui unggahan Instagram Story pada Minggu (1/3/2026), ia membagikan pengalaman pribadi saat berada di kawasan Masjid Al-Aqsa yang menurutnya sempat diwarnai situasi mencekam.
Istri sutradara Hanung Bramantyo itu dikenal aktif menyuarakan isu kemanusiaan, termasuk dukungannya terhadap Palestina.
Dalam unggahannya, Zaskia menilai ketegangan Iran–Israel bukanlah konflik baru, melainkan persoalan panjang yang terus memunculkan korban dan trauma.
Pengalaman di Masjid Al-Aqsa
Zaskia mengaku pernah berada di kawasan Masjid Al-Aqsa saat terjadi serangan rudal balasan yang disebutnya menghantam posisi militer Israel di sekitar area tersebut.
Dalam unggahannya, ia menggambarkan situasi panik yang terjadi saat dentuman terdengar di sekitar lokasi.
“Pernah di Aqsa merasakan serangan rudal balasan. Tentara pada panik lari ke sana sini, tour guide kita tetap anteng menjelaskan,” tulisnya.
Ia menyebut momen yang seharusnya menjadi perjalanan spiritual justru berubah menjadi pengalaman penuh ketegangan.
Ungkapan Emosi dan Sikap terhadap Konflik
Dalam sejumlah unggahan, Zaskia menyampaikan kritik terhadap tindakan militer yang memperkeruh konflik. Ia juga kembali menegaskan dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina.
Pernyataannya menuai beragam respons di media sosial. Sebagian warganet mendukung sikapnya, sementara lainnya mengingatkan pentingnya mengedepankan perdamaian di tengah situasi yang memanas.
Hingga kini, konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat masih menjadi perhatian dunia internasional.
Kabar Wafatnya Ali Khamenei
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan wafat dalam serangan militer yang terjadi di Teheran pada Sabtu (28/2/2026). Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh otoritas resmi Iran melalui pernyataan pemerintah setempat.
Wafatnya Ali Khamenei menandai babak baru dalam eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, mengingat posisinya sebagai figur sentral dalam kebijakan politik dan militer Iran selama lebih dari tiga dekade.
Pemerintah Iran menyatakan akan mengambil langkah dan respons strategis atas serangan tersebut. Situasi keamanan di kawasan pun dilaporkan berada dalam status siaga tinggi menyusul perkembangan terbaru ini.













