Internasional

Sah! Mojtaba Khamenei Gantikan Ayahnya Ali Khamenei

×

Sah! Mojtaba Khamenei Gantikan Ayahnya Ali Khamenei

Sebarkan artikel ini
Mojtaba Khamenei
Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang sebelumnya menjabat sebagai Supreme Leader.

Topikseru.com, Jakarta – Akhirnya, Iran pada Senin (9/3/2026) menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang sebelumnya menjabat sebagai Supreme Leader.

Penunjukan ini menandakan kelompok garis keras masih memegang kendali kuat di Teheran, sekitar sepekan setelah konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel pecah.

Reuters melaporkan, Mojtaba dikenal sebagai ulama tingkat menengah yang memiliki pengaruh besar di dalam struktur pasukan keamanan Iran serta jaringan bisnis luas yang selama ini berada di bawah pengaruh ayahnya. Ia sejak awal sudah dianggap sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan posisi tersebut.

Dalam pernyataan resminya, Assembly of Experts, lembaga beranggotakan 88 ulama yang bertugas memilih pemimpin tertinggi Iran, menyampaikan bahwa Mojtaba terpilih melalui pemungutan suara yang menentukan.

“Melalui pemungutan suara yang tegas, Assembly of Experts menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai pemimpin ketiga sistem Republik Islam Iran,” demikian pernyataan lembaga tersebut yang dirilis sesaat setelah tengah malam waktu Teheran.

Sebagai Supreme Leader, Mojtaba akan memiliki kewenangan tertinggi dalam seluruh urusan negara di Republik Islam Iran.

Penunjukan Mojtaba berpotensi memicu ketegangan baru dengan Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa Washington seharusnya memiliki pengaruh dalam pemilihan pemimpin tertinggi Iran.

Baca Juga  Usai Membunuh Pemimpin Tertinggi Iran, Israel Serang Teheran dan Dewan Kepempimpinan Ambil Alih Kekuasaan

“Jika dia tidak mendapat persetujuan dari kami, dia tidak akan bertahan lama,” kata Trump kepada ABC News.

Sebelum pengumuman tersebut, Israel juga sempat mengancam akan menargetkan siapa pun yang terpilih sebagai pemimpin baru Iran.

Ayah Mojtaba, Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam salah satu serangan awal yang dilancarkan terhadap Iran lebih dari sepekan lalu.

Militer Amerika Serikat pada Minggu melaporkan satu tentara AS lagi meninggal akibat luka yang diderita saat serangan balasan awal Iran pekan lalu. Sehari sebelumnya, Trump memimpin prosesi pemulangan jenazah enam tentara AS lainnya yang tewas.

Serangan gabungan AS dan Israel disebut telah menewaskan sedikitnya 1.332 warga sipil Iran dan melukai ribuan lainnya, menurut pernyataan duta besar Iran untuk PBB.

Di tengah meningkatnya tekanan dari Washington yang menuntut “penyerahan tanpa syarat”, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf menegaskan Teheran tidak sedang mencari gencatan senjata dan akan tetap memberikan balasan kepada pihak yang menyerang.

Israel juga terus menargetkan tokoh-tokoh penting Iran. Salah satunya Abolqasem Babaian, yang baru saja diangkat sebagai kepala kantor militer pemimpin tertinggi Iran, dan dilaporkan tewas dalam serangan pada Sabtu.