DaerahNews

4 Warga Terseret Arus Sungai Bah Bolon Simalungun, 3 Selamat, 1 Belum Ditemukan, Polisi Bergerak

×

4 Warga Terseret Arus Sungai Bah Bolon Simalungun, 3 Selamat, 1 Belum Ditemukan, Polisi Bergerak

Sebarkan artikel ini
Sungai Bah Bolon
Salah satu korban hanyut di Sungai Bah Bolon, Kabupaten Simalungun, sedang mendapat perawatan medis. Foto: Humas Polres Simalungun

Ringkasan Berita

  • Tiga korban berhasil selamat, sementara satu orang lainnya belum ditemukan.
  • Peristiwa ini terjadi pada Minggu (4/8), sekira pukul 17.00 WIB.
  • Mirza Zikri Akbar (11), pelajar kelas 6 SD dari Desa Tanah Hitam Ulu, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara.

TOPIKSERU.COM, SIMALUNGUN – Empat orang terseret arus deras saat sedang mandi di Sungai Bah Bolon, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. Tiga korban berhasil selamat, sementara satu orang lainnya belum ditemukan.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (4/8), sekira pukul 17.00 WIB. Para korban terseret arus yang tiba-tiba deras saat sedang berada di sungai.

Beruntung, warga yang mengetahui langsung melakukan upaya penyelamatan yang dramatis dan menyelamatkan tiga orang.

Berdasarkan data Polsek Perdagangan, empat korban yang terseret arus sungai itu masing-masing:

1. Mirza Zikri Akbar (11), pelajar kelas 6 SD dari Desa Tanah Hitam Ulu, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara. Mirza berhasil diselamatkan oleh warga.

2. Supianto (51), seorang guru dari Desa Tanah Hitam Ulu, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara. Supianto juga selamat dan saat ini dirawat di RSUD Perdagangan.

3. Mufida Rahmi br Purba (9), pelajar kelas 4 SD dari Lingkungan V Simponi, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. Mufida berhasil diselamatkan oleh warga.

Baca Juga  Penemuan Janin di Toilet Rumah Sakit Hebohkan Warga Simalungun

4. Ardan Utama Prayoga Purba (14), pelajar kelas 2 SMP dari Lingkungan V Simponi, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. Ardan hingga kini masih belum ketemu.

Kronologi

Kapolsek Perdagangan AKP Ibrahim Sopi mengatakan peristiwa ini bermula saat empat korban sedang mandi di sungai, tetapi tiba-tiba arus air deras dan menerjang mereka.

Para korban panik dan berteriak minta tolong kepada warga yang ada di sekitar. Warga dengan sigap berupaya menyelamatkan dengan melompat ke sungai.

“Tiga korban berhasil warga evakuasi, tetapi satu orang korban lainnya atas nama Ardan Utama Prayoga Purba masih hilang,” kata AKP Ibrahim.

Polsek Perdagangan saat ini sedang melakukan berbagai langkah upaya pencarian terhadap satu orang korban lainnya.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi dan sempat melakukan penyisiran di sekitar Sungai Bah Bolon.

Beberapa personel Polsek Perdagangan terlibat dalam upaya pencarian korban.

“Kami akan terus melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menemukan korban yang masih hilang. Kami juga berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat,” pungkasnya.(Cr1/topikseru.com)