Daerah

Lapas Kelas I Medan Gandeng Komunitas Kasih Tuhan Perkuat Pembinaan Rohani Warga Binaan

×

Lapas Kelas I Medan Gandeng Komunitas Kasih Tuhan Perkuat Pembinaan Rohani Warga Binaan

Sebarkan artikel ini
pembinaan rohani warga binaan
Lapas Kelas I Medan kerja sama dengan komunitas kasih Tuhan, meningkatkan pelayanan rohani bagi WBP beragama Kristen. Foto: Dok. Humas Lapas

Topikseru.com, MedanLembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan menjalin kerja sama dengan Komunitas Kasih Tuhan dalam penyelenggaraan pelayanan rohani Kristen bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan yang berlangsung di ruang Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Medan, Senin (9/3/2026).

Program ini menjadi langkah konkret dalam memastikan pembinaan spiritual bagi warga binaan beragama Kristen berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Penandatanganan dilakukan oleh pihak Lapas Kelas I Medan bersama Komunitas Kasih Tuhan yang dipimpin oleh Maria Sunarta Halim, didampingi jajaran pengurus organisasi tersebut.

Pembinaan Rohani Dinilai Penting bagi Warga Binaan

Kepala Bidang Pembinaan Narapidana Lapas Kelas I Medan, Prayoga Yulanda, mengatakan pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam proses pembinaan warga binaan selama menjalani masa hukuman.

Menurutnya, kegiatan keagamaan yang terprogram dapat membantu para warga binaan memperkuat nilai keimanan sekaligus memperbaiki diri.

“Pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dari proses pembinaan di Lapas. Dengan adanya kerja sama ini, pelayanan rohani Kristen dapat dilaksanakan secara lebih terstruktur dan berkesinambungan sehingga memberikan dampak positif bagi warga binaan,” ujar Prayoga.

Baca Juga  38 Warga Binaan Rutan Kelas I Medan Terima Remisi Waisak 2025

Bekal Moral Saat Kembali ke Masyarakat

Melalui kerja sama ini, Lapas Kelas I Medan berharap pelayanan rohani bagi warga binaan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi proses rehabilitasi sosial.

Prayoga menegaskan pembinaan spiritual tidak hanya bertujuan meningkatkan keimanan warga binaan, tetapi juga membentuk karakter serta memberikan bekal moral yang kuat saat mereka kembali ke masyarakat.

“Sehingga mereka memiliki bekal moral dan spiritual yang kuat saat kembali ke tengah masyarakat,” katanya.

Kegiatan Berjalan Tertib dan Kondusif

Kegiatan penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Seluruh rangkaian acara juga didokumentasikan sebagai bagian dari laporan kegiatan pembinaan di Lapas Kelas I Medan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan (Kasi Bimkemas), staf Bimkemas, jajaran Komunitas Kasih Tuhan, serta perwakilan warga binaan.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat program pembinaan berbasis spiritual di lingkungan Lapas Kelas I Medan, sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana.