Topikseru.com, Jakarta – Pada perdagangan Senin (6/4/2026) harga emas spot turun 0,9% menjadi US$ 4.631,69 per ons troi. Sejalan, harga emas kontrak berjangka untuk pengiriman April 2026 turun 0,5% menjadi US$ 4.657,5 per ons troi dalam perdagangan dengan likuiditas tipis, karena banyak pasar di Asia dan Eropa tutup karena liburan.
Harga emas turun, tertekan oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS) karena harga minyak yang tinggi akibat perang Iran yang berkepanjangan dan data pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan meredam harapan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve.
“Data NFP terbaru yang kuat telah memperkuat kekhawatiran bank sentral yang cenderung hawkish, sementara kekhawatiran inflasi yang terus-menerus didorong oleh harga minyak terus mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe-haven tradisional,” kata Tim Waterer, kepala analis pasar, KCM Trade.
Data pada hari Jumat (3/4/2026) menunjukkan bahwa lapangan kerja non-pertanian AS meningkat sebesar 178.000 pekerjaan pada bulan Maret, terbanyak sejak Desember 2024, sementara tingkat pengangguran turun menjadi 4,3%.
Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun dan indeks dolar menguat, menekan harga emas batangan yang dihargai dolar AS.
Harga minyak Brent naik karena perang AS-Israel dengan Iran terus mengganggu pasokan energi global.
Presiden AS Donald Trump mengancam akan “menghujani neraka” Teheran jika tidak membuka kembali Selat Hormuz pada hari Selasa, sementara penilaian intelijen AS baru-baru ini menunjukkan Iran kemungkinan tidak akan membuka kembali jalur tersebut dalam waktu dekat.
Lonjakan harga minyak mentah telah memicu kekhawatiran tentang tekanan inflasi. Meskipun emas secara tradisional dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang tinggi cenderung mengurangi permintaan aset yang tidak menghasilkan imbal hasil tersebut.
Para pedagang hampir sepenuhnya mengabaikan kemungkinan penurunan suku bunga Fed tahun ini. Sebelum perang Iran dimulai, ada ekspektasi dua kali penurunan suku bunga tahun ini.
Spekulan emas COMEX meningkatkan posisi beli bersih sebanyak 1.098 kontrak menjadi 93.872 pada pekan yang berakhir 31 Maret.
Sementara, harga perak spot turun 1,4% menjadi US$ 71,98 per ons troi, platinum spot turun 0,9% menjadi US$ 1.970,38 dan harga paladium tetap stabil di US$ 1.503,52 per ons troi.













