Ekonomi dan Bisnis

Pertamina–BKKBN Kolaborasi Program TAMASYA di Sumut, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Karyawan

×

Pertamina–BKKBN Kolaborasi Program TAMASYA di Sumut, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Karyawan

Sebarkan artikel ini
Program TAMASYA Pertamina
Pertamina Patra Niaga dan BKKBN Sumut luncurkan program TAMASYA untuk dukung pekerja dan keluarga. Foto: Pertamina Patra Niaga Sumbagut

Topikseru.com, MedanPT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan memperkuat komitmennya dalam mendukung kesejahteraan pekerja dan pembangunan keluarga dengan menggandeng BKKBN Provinsi Sumatera Utara.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait implementasi Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang berlangsung di Aula BKKBN Sumut, Kamis (2/4/2026).

Langkah tersebut dinilai sebagai strategi korporasi dalam menciptakan ekosistem kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga ramah keluarga, isu yang semakin relevan di tengah tuntutan keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi (work-life balance).

Solusi Korporasi untuk Produktivitas Karyawan

Fuel Terminal Manager Medan, Kilbergen Wilton Gultom, mengatakan program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung pekerja yang memiliki tanggung jawab sebagai orang tua.

“Kami ingin menghadirkan lingkungan kerja yang produktif sekaligus ramah anak. Dengan fasilitas pengasuhan yang terjamin, karyawan bisa bekerja lebih fokus tanpa mengabaikan peran keluarga,” ujarnya.

Sebagai implementasi awal, Pertamina menggandeng dua fasilitas penitipan anak, yakni:

  • TPA Azhari Education
  • UPTD PS Anak Balita Medan

Keduanya menyediakan layanan pengasuhan yang aman, edukatif, dan berkualitas bagi anak-anak karyawan.

Strategi Menghadapi Bonus Demografi

Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Dr. Fatmawati, menilai program TAMASYA menjadi salah satu solusi strategis dalam menghadapi tantangan kependudukan, khususnya dalam mengoptimalkan bonus demografi Indonesia.

Baca Juga  Wali Kota Medan Targetkan 2.001 Pos Kamling Aktif di Seluruh Kecamatan pada Juni 2026

“TAMASYA membantu para orang tua, terutama ibu bekerja, agar tidak harus memilih antara karier dan keluarga. Ini bagian dari pembangunan keluarga berbasis siklus hidup,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan taman asuh yang terstandarisasi di lingkungan kerja akan berkontribusi pada pembentukan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.

Dampak Ekonomi dan SDGs

Dari perspektif bisnis, langkah ini juga dinilai mampu meningkatkan loyalitas dan kinerja karyawan. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyebut kesejahteraan pekerja memiliki korelasi langsung terhadap performa perusahaan.

“Ketika kebutuhan keluarga karyawan terpenuhi, maka fokus dan produktivitas kerja juga meningkat. Ini menjadi investasi jangka panjang bagi perusahaan,” ujarnya.

Program TAMASYA juga sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Goal 3)
  • Kesetaraan Gender (Goal 5)
  • Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Goal 8)
  • Outlook: Tren Workplace Berbasis Keluarga

Kolaborasi antara Pertamina dan BKKBN Sumut mencerminkan tren baru di dunia kerja, di mana perusahaan mulai mengintegrasikan kebijakan berbasis keluarga sebagai bagian dari strategi bisnis.

Dengan pendekatan ini, perusahaan tidak hanya berfokus pada profit, tetapi juga pada keberlanjutan sumber daya manusia sebagai aset utama.