Topikseru.com – Gelandang Bayern Muenchen, Joshua Kimmich, menegaskan timnya mengusung misi besar saat bertandang ke markas Real Madrid di perempat final Liga Champions UEFA.
Laga leg pertama akan berlangsung di Santiago Bernabeu, Rabu (8/4) dini hari WIB.
“Kami belum pernah menang di sana sejak saya berada di sini. Itu target kami,” ujar Kimmich.
Kutukan Bernabeu Sejak 2001
Catatan sejarah tidak berpihak pada Bayern. Kemenangan terakhir mereka di Bernabeu terjadi pada 2001—lebih dari dua dekade lalu.
Sejak Kimmich bergabung pada 2015, Bayern telah enam kali menghadapi Madrid di fase gugur Liga Champions:
- 4 kali kalah
- 2 kali imbang
- 0 kemenangan di Bernabeu
Statistik ini mempertegas dominasi Madrid di kandang dalam duel klasik Eropa tersebut.
Bayern Datang dengan Skuad Lebih Solid
Namun, Kimmich menilai situasi Bayern saat ini jauh berbeda dibanding musim-musim sebelumnya.
“Kami sangat senang semua pemain siap bermain,” katanya.
Minimnya cedera menjadi salah satu faktor penting yang meningkatkan kepercayaan diri Die Roten menjelang laga besar ini.
Kompany: Ini Laga Tandang Tersulit
Pelatih Bayern, Vincent Kompany, tak menampik beratnya tantangan menghadapi Madrid di kandang.
“Ini mungkin pertandingan tandang paling sulit musim ini, tapi kami ingin menang,” ujarnya.
Atmosfer Bernabeu, pengalaman Madrid, serta tekanan di fase gugur menjadi kombinasi yang membuat laga ini sangat krusial.
Memori Manis 2001 dan 2012
Bayern sebenarnya punya kenangan manis di Bernabeu, meski sudah lama:
2001: Menang 1-0 di semifinal dan akhirnya juara Liga Champions
2012: Lolos ke final setelah menang adu penalti di Bernabeu
Namun sejak itu, dominasi Madrid sulit digoyahkan.
Laga ini mempertemukan dua kekuatan besar dengan karakter berbeda:
- Real Madrid: Raja Liga Champions dengan pengalaman dan mental juara
- Bayern Muenchen: Tim solid dengan performa stabil dan skuad bugar
Pertanyaannya kini: mampukah Bayern mengakhiri penantian panjang di Bernabeu?












