Otomotif

Nissan Genjot Teknologi e-Power di Indonesia, Fokus Efisiensi dan Transisi Elektrifikasi

×

Nissan Genjot Teknologi e-Power di Indonesia, Fokus Efisiensi dan Transisi Elektrifikasi

Sebarkan artikel ini
Nissan e-Power Indonesia
Nissan Kicks e-Power

Topikseru.com – PT Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) semakin agresif mendorong adopsi teknologi ramah lingkungan melalui sistem e-Power, sebagai bagian dari strategi elektrifikasi kendaraan di Indonesia.

Perusahaan menilai tren kendaraan hemat energi dan rendah emisi kini menjadi kebutuhan utama masyarakat, khususnya di kawasan urban yang padat dan dinamis.

Head of Sales and Product NMDI, Bima Aristantyo, menyebut teknologi e-Power menjadi solusi transisi menuju era kendaraan listrik penuh.

“Kami optimistis e-Power dapat menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung transisi elektrifikasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga  Cek Mobil Listrik dan Hybrid Usai Mudik Lebaran: Ini Komponen Penting yang Wajib Diperiksa

Cara Kerja e-Power: Motor Listrik Jadi Penggerak Utama

Berbeda dari hybrid konvensional, teknologi e-Power mengandalkan motor listrik sebagai satu-satunya penggerak roda.

Sementara itu, mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan listrik. Pendekatan ini membuat kendaraan tetap efisien tanpa harus bergantung pada pengisian daya eksternal seperti mobil listrik murni.

Keunggulan utama teknologi ini meliputi:

  • Akselerasi instan khas mobil listrik
  • Suara mesin lebih senyap
  • Konsumsi bahan bakar lebih efisien
  • Tidak perlu charging eksternal
  • Fitur e-Pedal Jadi Nilai Tambah

Salah satu fitur unggulan dalam sistem ini adalah e-Pedal, yang memungkinkan pengemudi mengontrol akselerasi dan pengereman hanya dengan satu pedal.

Fitur ini dinilai sangat relevan untuk penggunaan di kota besar yang memiliki lalu lintas padat.

Deretan Model Nissan dengan Teknologi e-Power

Sejumlah model Nissan yang telah mengadopsi teknologi ini antara lain:

1. Nissan Kicks e-Power

SUV kompak ini menjadi pionir e-Power di Indonesia. Cocok untuk mobilitas perkotaan dengan karakter responsif dan lincah.

2. Nissan Serena e-Power

MPV keluarga ini menawarkan kenyamanan ekstra dengan kabin senyap dan perjalanan yang lebih halus.

3. Nissan X-Trail e-Power

Dilengkapi sistem e-4ORCE (electric all-wheel drive), model ini memberikan kontrol lebih stabil di berbagai kondisi jalan.

Baca Juga  Mazda CX-60 Sport dan Mazda CX-80 Hadirkan Solusi Mobilitas untuk Perjalanan Mudik Lebaran 2026

Strategi Nissan: Efisiensi dan Kenyamanan

Nissan menilai kombinasi efisiensi bahan bakar dan kenyamanan berkendara menjadi faktor utama dalam menarik minat konsumen.

Teknologi e-Power juga dinilai mampu:

  • Mengurangi emisi karbon
  • Menekan konsumsi bahan bakar
  • Memberikan pengalaman berkendara premium
  • Prospek Pasar dan Arah Elektrifikasi

Dengan respons positif pasar, Nissan berencana terus memperluas penggunaan teknologi e-Power ke model lain.

Langkah ini sejalan dengan tren global menuju kendaraan elektrifikasi, sekaligus mendukung target pengurangan emisi di Indonesia.

“Kami akan terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan konsumen,” kata Bima.

Teknologi e-Power menjadi jembatan antara kendaraan konvensional dan mobil listrik penuh. Dengan pendekatan praktis tanpa charging, Nissan mencoba menawarkan solusi realistis bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan.