Medan

Asap Muncul di Kapal KM Bintang Mas HSB 7, Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Belawan Tetap Normal

×

Asap Muncul di Kapal KM Bintang Mas HSB 7, Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Belawan Tetap Normal

Sebarkan artikel ini
Kapal Belawan
Mobil pemadam kebakaran berupaya memadamkan api di Kapal KM Bintang Mas HSB 7, Jumat (10/4/2026). Foto: Dok. Humas Pelindo

Topikseru.com, MedanPT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 1 Belawan memastikan aktivitas di Pelabuhan Belawan tetap berjalan normal meski terjadi insiden munculnya asap di kapal KM Bintang Mas HSB 7, Jumat (10/4/2026).

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 11.52 WIB di area kapal yang tengah bersandar. Tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan penanganan guna mencegah potensi kebakaran meluas.

Baca Juga  Pelindo Regional 1 Bagikan 8.500 Takjil Gratis, Perkuat Kepedulian Sosial di Ramadan 2026

Pemadaman Libatkan Tim Gabungan

Proses pemadaman dilakukan secara intensif dan terkoordinasi dengan melibatkan berbagai unsur terkait.

Dari sisi darat, petugas menggunakan mobil pemadam kebakaran dan hidran dermaga. Sementara dari sisi laut, dua unit kapal tunda dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.

Seluruh upaya tersebut berada di bawah koordinasi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Belawan (KSOP) Belawan.

Berkat koordinasi tersebut, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 17.30 WIB.

Baca Juga  Dugaan Korupsi PNBP Pelabuhan Belawan Bertambah, Eks Kepala KSOP Resmi Ditahan

Operasional Pelabuhan Tetap Lancar

Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, menegaskan bahwa pelayanan pelabuhan tidak terganggu selama proses penanganan berlangsung.

“Kami memastikan penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi, serta operasional pelabuhan tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, aktivitas bongkar muat dan layanan kepelabuhanan tetap berjalan seperti biasa.

Pelindo juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Hingga saat ini, aktivitas di Pelabuhan Belawan tetap berlangsung normal, sementara penyebab munculnya asap di kapal masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.