Topikseru.com – Persaingan gelar Liga Inggris kembali memanas. Manajer Mikel Arteta menegaskan bahwa perburuan juara “dimulai lagi” setelah Arsenal kalah 1-2 dari Manchester City di Etihad Stadium, Minggu.
Kekalahan ini membuat jarak kedua tim di puncak klasemen kini hanya tersisa tiga poin, membuka peluang besar bagi City untuk menyalip.
Laga Penentu: Haaland Jadi Pembeda
Dalam pertandingan tersebut, Arsenal sempat memberi perlawanan. Gol dari Kai Havertz menyamakan skor setelah City lebih dulu unggul lewat Rayan Cherki.
Namun, mesin gol City Erling Haaland kembali menunjukkan ketajamannya. Gol pada menit ke-65 menjadi penentu kemenangan sekaligus mengubah peta persaingan gelar musim ini.
Arteta: “Ini Baru Mulai”
Arteta tak menutupi tekanan yang kini dirasakan timnya. Dengan lima pertandingan tersisa, ia menilai situasi saat ini seperti awal kompetisi kembali.
“Liga Inggris dimulai kembali, hampir. Mereka punya satu laga simpanan, kami unggul tiga poin, dan lima laga tersisa. Permainan dimulai,” ujar Arteta.
Manchester City bahkan berpeluang merebut puncak klasemen jika mampu menang di laga tunda melawan Burnley, berkat keunggulan selisih gol.
Mental Juara Masih Terjaga
Meski hasil di Etihad mengecewakan, Arteta menegaskan mental timnya tetap kuat. Ia percaya skuadnya masih berada di jalur yang tepat untuk mengakhiri puasa gelar selama lebih dari dua dekade.
“Segala sesuatu masih harus diperjuangkan. Kami tidak akan berhenti,” tegasnya.
Pelatih asal Spanyol itu juga menolak anggapan bahwa Arsenal mengalami krisis mental, meskipun dalam beberapa musim terakhir hanya finis sebagai runner-up.
Ruang Ganti: Kecewa, Tapi Siap Bangkit
Suasana ruang ganti Arsenal disebut dipenuhi rasa frustrasi setelah gagal membawa pulang poin. Namun, para pemain langsung mengalihkan fokus ke lima laga sisa yang akan menjadi penentu musim.
Dengan posisi masih di puncak dan peluang tetap terbuka, Arsenal kini menghadapi ujian terbesar mereka: menjaga konsistensi di bawah tekanan juara bertahan.













